Kunjungi Ponpes Nurul Qodiri, Jokowi Bicara tentang Jati Dirinya
Presiden ke-7 Joko Widodo saat menyambangi Ponpes Nurul Qodiri, Lampung, Minggu (28/6)(Dok. Istimewa)

SUASANA hangat menyelimuti kunjungan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), saat bersilaturahmi dengan keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Qodiri, Lampung Tengah, Minggu (28/6). Kehadiran Jokowi disambut langsung oleh pengasuh pondok pesantren, para pengurus, santri, hingga masyarakat yang memadati lokasi acara.

Di hadapan para santri dan warga yang hadir, Jokowi menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas sambutan yang diberikan. Ia mengapresiasi keramahan Kiai Imam Suhadi beserta seluruh jajaran pengurus pondok pesantren dan para santri.

“Saya pada siang hari ini, alhamdulillah bisa sampai di sini. Saya sangat berterima kasih kepada Kiai Imam Suhadi beserta seluruh pengurus pondok dan para santri yang telah menyambut saya dengan sangat baik,” ujar Jokowi.

Tegaskan Jati Diri sebagai Orang Desa

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menegaskan bahwa statusnya sebagai mantan kepala negara tidak mengubah jati dirinya. Ia menyebut dirinya tetap sebagai sosok yang berasal dari lingkungan sederhana.

“Aku masih seperti yang dulu, masih orang kampung, masih orang desa. Jadi kalau saya ke Lampung, ke Provinsi Lampung, saya ke sini ya memang dunia saya, lingkungan saya adalah seperti yang tadi saya sampaikan,” imbuhnya.

Jokowi juga mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan masyarakat Lampung. Ia menceritakan bahwa banyak warga Lampung yang selama ini rutin berkunjung ke kediamannya di Sumber, Solo, Jawa Tengah, untuk bersilaturahmi dan menyampaikan keinginan bertemu langsung.

“Karena setiap minggu yang hadir ke rumah saya, di Kampung Sumber itu, yang dari Lampung itu banyak sekali. Banyak menyampaikan, ‘Pak ini yang mau ikut banyak, Pak, tapi bisnya enggak muat.’ Sehingga saya datang ke sini karena ada undangan dari beliau Pak Kiai,” ungkap mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Momentum Mempererat Silaturahmi

Menurut Jokowi, kunjungannya ke Ponpes Nurul Qodiri bukan sekadar memenuhi undangan pengasuh pesantren, melainkan juga menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan dengan masyarakat Lampung secara luas.

“Sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat Lampung, seluruh warga Lampung, baik yang ada di Lampung Tengah, yang ada di Mesuji, yang ada di Pesawaran, yang ada di Tulang Bawang dan kabupaten yang lain yang belum bisa saya kunjungi karena keterbatasan waktu yang ada,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Jokowi kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang hadir. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama rangkaian kunjungannya terdapat hal-hal yang kurang berkenan di hati warga. (I-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *