Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Sukmajaya Depok Hangus Terbakar
(MI/Kisar Rajagukguk)

PERISTIWA kebakaran menghanguskan sebuah rumah dua lantai yang berlokasi di Jalan Calung Raya, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, pada Minggu (28/6/2026) pagi.

Insiden tersebut diduga kuat dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Panas berlebih akibat arus listrik yang mengalir di luar jalur normal atau melebihi kapasitas kabel disinyalir menjadi penyebab utama api muncul dan merambat ke bangunan.

Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Tessy Haryati, mengonfirmasi bahwa masalah kelistrikan menjadi faktor kunci dalam musibah ini. “Kebakaran disebabkan oleh kelistrikan seperti kabel tidak standar dan kebocoran arus,” ujar Tessy, Minggu (28/6).

Tessy memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang menghanguskan bangunan dua lantai tersebut. Pihaknya langsung menerjunkan armada sesaat setelah menerima laporan untuk meminimalisasi kerugian materiil.

Meski demikian, proses pemadaman di lapangan sempat menghadapi sejumlah kendala. Lokasi yang berada di area pusat pasar menyebabkan tim pemadam kesulitan menembus kepadatan lalu lintas. Selain itu, keberadaan lapak pedagang yang memakan badan jalan serta kerumunan warga yang menonton memperlambat pergerakan armada.

“Tim kami sempat mengalami kesulitan dalam melakukan pemadaman akibat lalu lintas yang padat, lapak yang memakan badan jalan, serta kerumunan di area pusat pasar. Selain kendala macet, aktivitas ekonomi masyarakat juga sangat terdampak,” imbuhnya.

Untuk mencegah api merembet ke pemukiman padat di sekitar lokasi, petugas melakukan tindakan lokalisasi atau blokade titik api. Prosedur ini dilakukan dengan penyekatan dan pembasahan di area samping, depan, dan belakang rumah yang terbakar.

“Pemblokadean kami lakukan dengan penyekatan dan pembasahan area sekitar untuk memutus rambatan api,” jelas Tessy.

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas tetap berjaga di lokasi untuk melakukan proses pendinginan. Langkah ini diambil guna memastikan tidak ada sisa titik api yang berpotensi menyala kembali. Petugas baru dinyatakan kembali ke markas setelah situasi dipastikan benar-benar aman dan kondusif. (I-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *