
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL) melakukan penyegaran jajaran direksi sebagai bagian dari upaya memperkuat transformasi bisnis, meningkatkan daya saing, dan memperkokoh penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
Perubahan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Pemegang Saham yang ditandatangani pada 25 Juni 2026. Selain merombak susunan direksi, pemegang saham juga mengubah nomenklatur sejumlah jabatan untuk menyesuaikan kebutuhan organisasi dan arah pengembangan perusahaan.
Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Dewi Fitriyani, mengatakan perubahan kepemimpinan merupakan kewenangan pemegang saham untuk memastikan perusahaan memiliki organisasi yang adaptif terhadap dinamika industri sekaligus mampu menjawab tantangan bisnis yang terus berkembang.
“Perubahan susunan Direksi merupakan bagian dari kewenangan Pemegang Saham dalam rangka memastikan keberlangsungan kepemimpinan perusahaan yang adaptif terhadap dinamika industri serta mampu menjawab tantangan bisnis yang semakin berkembang,” ucap Dewi dalam keterangan tertulis, Jumat (26/6).
Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran direksi sebelumnya, yakni Joko Noerhudha, Retno Soelistianti, Ruri Indrasari Rachmaputri, dan Herman Susilo, atas kontribusi mereka dalam membangun fondasi transformasi, inovasi, penguatan bisnis, serta tata kelola perusahaan.
Menurut Dewi, berbagai langkah yang telah dilakukan manajemen sebelumnya menjadi modal penting bagi perusahaan untuk melanjutkan pertumbuhan di tengah perubahan industri jasa kepelabuhanan.
Di saat yang sama, perusahaan juga menyambut jajaran direksi baru yang dinilai memiliki pengalaman dan kompetensi untuk melanjutkan agenda transformasi perusahaan.
“Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Faruq Hidayat, Bapak Andira Reoputra, Bapak Bobby Hardian, dan Ibu Reini Delfianti atas amanah yang diberikan sebagai Direksi PT Pelindo Sinergi Lokaseva. Dengan pengalaman, kompetensi, dan kepemimpinan yang dimiliki, kami optimistis jajaran Direksi yang baru akan mampu melanjutkan transformasi perusahaan, memperkuat tata kelola, meningkatkan kinerja bisnis, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham, pelanggan, dan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.
Melalui keputusan tersebut, jabatan Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis serta Direktur Komersial dan Teknik juga diubah menjadi Direktur Operasional dan Teknik serta Direktur Komersial. Penyesuaian struktur organisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan operasional sekaligus memperkuat fokus pengembangan bisnis perusahaan.
Dewi menambahkan, penyegaran kepemimpinan diharapkan mampu memperkuat sinergi organisasi dalam mewujudkan visi perusahaan sebagai penyedia solusi terbaik untuk layanan pendukung pelabuhan dan pengembangan kawasan yang terintegrasi.
Perubahan susunan direksi tersebut juga sejalan dengan agenda transformasi badan usaha milik negara (BUMN) yang terus didorong pemerintah melalui penguatan tata kelola perusahaan, peningkatan profesionalisme, serta penciptaan nilai jangka panjang.
Sebagai bagian dari ekosistem PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT Pelindo Sinergi Lokaseva menyatakan akan terus memperkuat kinerja, mengembangkan bisnis, dan mengoptimalkan pengelolaan layanan pendukung pelabuhan serta kawasan secara berkelanjutan. (E-4)
