Jaringan Air Bersih Dibangun di Dusun Banjarsari untuk Hadapi Kemarau
Pembangunan sumur bor untuk Dusun Banjarsari.(AdaKami)

Sebanyak 122 warga di Dusun Banjarsari, Kabupaten Lampung Selatan, kini dapat menikmati akses air bersih yang lebih memadai setelah tersedianya sumur bor lengkap dengan jaringan distribusi air dan fasilitas sanitasi. Kehadiran infrastruktur tersebut menjadi solusi bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun menghadapi keterbatasan pasokan air, terutama saat musim kemarau.

Fasilitas yang dibangun melayani 37 kepala keluarga dan terdiri atas sumur bor sedalam 80 meter, instalasi pompa air, tandon penampungan, jaringan perpipaan, serta sarana sanitasi. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu mempermudah pemenuhan kebutuhan air bersih sehari-hari sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat.

Pembangunan sarana air bersih ini merupakan bagian dari program AdaKami Peduli yang dijalankan PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) bekerja sama dengan platform donasi digital BenihBaik.com. Program tersebut bertujuan membantu masyarakat di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar, termasuk air bersih dan sanitasi.

Kehadiran fasilitas tersebut juga menjadi relevan mengingat tingginya kebutuhan air bersih di Kabupaten Lampung Selatan. Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, kebutuhan air bersih di wilayah tersebut pada 2026 diperkirakan mencapai sekitar 1.900 liter per detik, menjadikannya sebagai daerah dengan kebutuhan air bersih tertinggi keempat di Provinsi Lampung.

Direktur Utama AdaKami, Bernardino Vega, mengatakan pembangunan sarana air bersih dan sanitasi merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap pembangunan fasilitas di Dusun Banjarsari tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan harian, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Bernardino.

Manfaat program tersebut telah dirasakan langsung oleh warga setempat. Soleh, salah seorang warga Dusun Banjarsari, mengungkapkan bahwa sebelum adanya sumur bor, masyarakat harus mengantre dalam waktu lama untuk mendapatkan air bersih. Selain jumlahnya terbatas, kualitas air yang tersedia juga kurang baik karena berbau.

Menurutnya, kondisi tersebut semakin sulit ketika musim kemarau tiba. Warga harus menempuh jarak yang lebih jauh untuk memperoleh air yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Dulu masyarakat di sini harus menunggu lama hanya untuk mengisi satu jerigen air, ditambah lagi airnya jelek dan berbau. Di masjid yang salat juga air tidak cukup, apalagi untuk warga sekitar yang juga belum memiliki sumber air,” kata Soleh.

Ia menambahkan, keberadaan sumur bor kini membuat warga tidak lagi khawatir kekurangan air saat musim kemarau. Ketersediaan air yang lebih baik juga mendukung berbagai aktivitas sosial dan keagamaan di lingkungan masyarakat.

“Sekarang Alhamdulillah, warga sudah dapat air bagus dan banyak, musim kemarau juga tidak perlu khawatir lagi. Salat Jumat dan kegiatan keagamaan juga bisa semakin ramai karena tidak perlu takut kekurangan air,” lanjutnya.

CEO dan Founder BenihBaik.com, Andy F. Noya, menilai akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak merupakan kebutuhan mendasar yang berpengaruh langsung terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Andy, kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga filantropi menjadi salah satu langkah penting untuk memperluas jangkauan layanan dasar bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Air bersih dan sanitasi yang layak bukan sekadar kebutuhan dasar melainkan fondasi bagi kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat. Kami berharap manfaat dari program ini dapat dirasakan dalam jangka panjang dan menjadi sumber harapan bagi rumah tangga di Dusun Banjarsari,” ujarnya.

Melalui program AdaKami Peduli, pembangunan sumur bor dan jaringan distribusi air di Dusun Banjarsari diharapkan tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat saat ini, tetapi juga menjadi contoh kolaborasi berbagai pihak dalam memperluas akses air bersih dan sanitasi di berbagai daerah Indonesia. (E-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *