Diperta Kabupaten Probolinggo Perkuat Deteksi Dini Penyakit AI pada Unggas
Ilustrasi(Dok Istimewa)

Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo terus memperketat pengawasan terhadap kesehatan hewan ternak, khususnya unggas, melalui penguatan program deteksi dini penyakit Avian Influenza (AI) atau flu burung. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya preventif untuk meminimalisasi risiko penyebaran virus yang dapat merugikan sektor peternakan lokal.

Upaya deteksi dini ini melibatkan tim kesehatan hewan yang secara rutin melakukan pemantauan ke kantong-kantong peternakan rakyat maupun skala besar. Fokus utama petugas adalah memastikan biosekuriti di lingkungan kandang terjaga dengan ketat guna memutus rantai potensi penularan penyakit menular pada hewan.

Optimalisasi Peran Petugas Lapangan

Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Diperta mengoptimalkan peran petugas teknis peternakan dan dokter hewan di setiap kecamatan. Mereka bertugas memberikan edukasi kepada para peternak mengenai pentingnya mengenali gejala klinis awal pada unggas yang terinfeksi virus AI.

Beberapa langkah teknis yang ditekankan dalam program penguatan deteksi dini ini meliputi:

  • Peningkatan frekuensi surveilans di pasar unggas dan area pemukiman padat ternak.
  • Pemberian bantuan disinfektan secara berkala untuk sterilisasi kandang.
  • Edukasi mengenai manajemen pakan dan kebersihan lingkungan yang standar.
  • Respons cepat terhadap laporan kematian unggas secara mendadak dalam jumlah banyak.

Imbauan bagi Peternak

Diperta Kabupaten Probolinggo mengimbau para peternak untuk segera melaporkan kepada petugas terdekat jika menemukan indikasi gangguan kesehatan pada ternaknya. Kesadaran peternak dalam melaporkan kasus secara dini menjadi kunci keberhasilan dalam mengendalikan wabah sebelum meluas.

Selain fokus pada flu burung, Diperta juga terus memantau potensi penyakit hewan menular lainnya yang sering muncul saat pergantian musim. Dengan deteksi dini yang masif, diharapkan stabilitas ekonomi para peternak di Kabupaten Probolinggo tetap terjaga dan pasokan daging serta telur unggas tetap aman untuk konsumsi masyarakat.



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *