Telkomsat Perkuat Layanan AIS Data untuk Dukung Digitalisasi Industri Maritim
Ilustrasi digital.(Dok.Istimewa)

PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) memperkuat kapabilitas layanan Automatic Identification System (AIS) Data guna mendukung kebutuhan pemantauan aktivitas kapal dan transformasi digital di sektor maritim nasional.

Penguatan layanan tersebut dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap data maritim yang akurat, cepat, dan dapat diandalkan sebagai dasar pengambilan keputusan. Data AIS yang sebelumnya hanya digunakan untuk mengetahui posisi kapal, kini berkembang menjadi sumber informasi strategis yang mampu menggambarkan aktivitas pelayaran, pola perdagangan, pergerakan logistik, hingga dinamika ekonomi di suatu wilayah.

Direktur Pengembangan Telkomsat, Anggoro Kurnianto Widiawan, mengatakan data maritim saat ini telah menjadi aset strategis yang memiliki nilai penting bagi berbagai sektor usaha.

“Data maritim saat ini telah berkembang menjadi strategic asset yang memiliki nilai sangat besar bagi berbagai sektor industri. Tidak hanya memberikan informasi mengenai posisi kapal, tetapi juga mampu menghasilkan insight yang mendukung efisiensi operasional, optimalisasi rantai pasok, pengelolaan risiko, hingga pengembangan peluang bisnis baru,” kata Anggoro dalam keterangan tertulis, Senin (22/6).

Menurut dia, kebutuhan terhadap data maritim yang akurat dan real-time akan terus meningkat seiring berkembangnya industri pelayaran, logistik, energi, perikanan, asuransi, hingga sektor keuangan.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17 ribu pulau dan jalur pelayaran yang menjadi bagian penting perdagangan global, Indonesia membutuhkan sistem pemantauan maritim yang mampu menjangkau wilayah laut secara luas dan berkelanjutan.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Telkomsat menghadirkan layanan AIS Data berbasis satelit yang menyediakan koleksi data aktivitas kapal secara komprehensif. Layanan ini memungkinkan pelanggan memperoleh visibilitas yang lebih luas terhadap aktivitas kapal di berbagai wilayah perairan Indonesia maupun internasional.

Selain memanfaatkan teknologi satelit, Telkomsat juga telah menempatkan sejumlah stasiun AIS terestrial di lokasi basis operasional perusahaan yang berada di kawasan pesisir. Infrastruktur tersebut digunakan untuk memperkuat pengumpulan dan akurasi data maritim yang diterima.

Melalui layanan AIS Data, pelanggan dapat mengakses berbagai informasi seperti posisi kapal, identitas kapal, rute pelayaran, histori perjalanan, aktivitas pelabuhan, hingga berbagai parameter operasional lainnya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sektor.

Anggoro menjelaskan perkembangan teknologi satelit telah membuka peluang yang lebih besar dalam menghadirkan pemantauan aktivitas maritim secara menyeluruh.

“Dengan cakupan yang mampu menjangkau wilayah laut yang sangat luas, teknologi satelit memungkinkan pengumpulan data yang lebih komprehensif sehingga pelanggan dapat memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai aktivitas kapal dan kondisi operasional di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebutuhan pelanggan saat ini tidak lagi terbatas pada layanan konektivitas, tetapi juga pada kemampuan mengolah data menjadi informasi yang bernilai bagi bisnis.

“Kebutuhan pelanggan saat ini tidak hanya berhenti pada konektivitas, tetapi juga bagaimana data dapat diolah menjadi informasi yang bernilai dan mendukung pengambilan keputusan. Karena itu, Telkomsat terus memperkuat kapabilitas di bidang data dan analytics untuk menghadirkan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi pelanggan,” katanya. (E-2)

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *