
PENYERANG timnas Inggris, Marcus Rashford, menegaskan pentingnya menjaga intensitas permainan tinggi sebagai kunci kesuksesan The Three Lions di ajang Piala Dunia 2026. Rashford percaya bahwa tekanan konstan adalah senjata utama Inggris untuk mendominasi setiap lawan.
Menurut pemain Manchester United tersebut, intensitas bukan sekadar soal fisik, melainkan strategi untuk mematikan kreativitas lawan. Dengan terus menekan, Inggris tidak akan memberikan ruang bagi tim lawan untuk mengatur tempo permainan mereka sendiri.
“Seandainya kami berada di level (intensitas) tersebut, kami akan memenangkan setiap pertandingan,” ujar Rashford sebagaimana dikutip dari laman resmi England National Teams, Senin (22/6).
Misi Mengunci Tiket Babak Gugur
Tim asuhan Thomas Tuchel saat ini tengah bersiap menghadapi laga kedua Grup L melawan timnas Gana. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Boston pada Rabu (24/6) pukul 03.00 WIB. Setelah mengantongi kemenangan penting atas Kroasia di laga perdana, Inggris hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan tempat di babak gugur.
Rashford optimistis bahwa kedalaman skuad yang dimiliki Inggris saat ini sangat merata, yang menjadi modal besar dalam turnamen panjang empat tahunan ini. Ia meminta rekan-rekan setimnya untuk tidak cepat puas dan terus mengasah kemampuan kolektif.
“Kami harus terus berjuang dengan meningkatkan kemampuan sendiri. Kami sangat memiliki kapabilitas untuk berbicara banyak di turnamen ini,” imbuh Rashford.
Kehadiran Thomas Tuchel di kursi pelatih memberikan warna baru bagi permainan Inggris yang kini tampil lebih taktis. Menghadapi Gana yang dikenal memiliki kecepatan, kedisiplinan dalam menjaga intensitas seperti yang diserukan Rashford akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi juara dunia 1966 tersebut. (Ant/Z-1)
