Bidik Kemenangan Perdana di Piala Dunia, Selandia Baru Diminta Waspadai Mohamed Salah
Mantan pelatih Selandia Baru Ricki Herbert menilai kunci laga Piala Dunia 2026 adalah membatasi ruang gerak Mohamed Salah tanpa kehilangan keseimbangan tim.(Andrew Cornaga/Photosport)

SELANDIA Baru bertekad meraih kemenangan pertama dalam sejarah penampilannya di Piala Dunia saat menghadapi Mesir pada laga lanjutan fase grup, Minggu (21/6) waktu setempat. Namun, untuk mewujudkan target tersebut, tim berjuluk ‘All Whites’ harus menemukan cara meredam pengaruh kapten Mesir, Mohamed Salah.

Mantan pelatih Selandia Baru, Ricki Herbert, menilai timnya perlu tetap tenang, disiplin, dan menerapkan pendekatan kolektif untuk membatasi ruang gerak penyerang Liverpool tersebut.

“Dia pemain kelas dunia, sehingga harus mendapatkan rasa hormat yang layak. Jika Salah menghadapi situasi satu lawan satu, dia akan membuat hidup kami sangat sulit,” kata Herbert.

Menurut Herbert, Selandia Baru tidak boleh terlalu fokus menjaga Salah hingga mengorbankan keseimbangan permainan. Ia mengingatkan bahwa perhatian berlebihan kepada sang bintang justru bisa membuka ruang bagi pemain Mesir lainnya.

“Di sisi lain, mereka harus berhati-hati agar tidak terlalu banyak pemain mengerubungi Salah. Kami harus memastikan pertahanan tetap rapat, menghilangkan kemampuannya berbalik badan, bermain ke depan, dan mengirim umpan-umpan mematikan,” ujarnya.

Herbert menilai duet Salah dan Omar Marmoush akan menjadi ujian berat bagi lini belakang Selandia Baru. Bahkan, ia menganggap Mesir merupakan lawan yang lebih sulit dibanding Iran, yang sebelumnya ditahan imbang 2-2 oleh ‘All Whites’ pada laga pembuka.

Kepercayaan Diri

Meski demikian, hasil imbang melawan Iran diyakini telah meningkatkan kepercayaan diri para pemain Selandia Baru sekaligus membuat Mesir lebih mewaspadai kekuatan mereka.

“Pertandingan melawan Iran menjadi batu loncatan yang baik bagi Selandia Baru untuk memperkenalkan diri di Piala Dunia. Mereka bahkan sebenarnya bisa meraih tiga poin,” kata Herbert.

Mantan pelatih yang membawa Selandia Baru mencatat sejarah dengan lolos dari fase grup tanpa kekalahan di Piala Dunia 2010 itu optimistis peluang timnya tetap terbuka. Ia meminta para pemain menikmati momen tampil di ajang sepak bola terbesar dunia tanpa terbebani tekanan berlebihan.

“Ini memang akan menjadi pertandingan yang sulit. Mesir memiliki pemain-pemain kelas dunia. Namun, Anda berada di Piala Dunia, ajang olahraga terbesar di dunia. Jika kami mampu mengelola emosi secara positif, saya pikir kami memiliki peluang,” ujar Herbert. (CNA/B-3)

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *