
Sejarah baru tercipta di panggung sepak bola dunia. Timnas Jerman resmi mengukuhkan diri sebagai tim paling produktif sepanjang sejarah Piala Dunia, menggeser posisi Brasil yang telah lama memegang rekor tersebut. Kepastian ini didapat setelah skuad asuhan Julian Nagelsmann menghancurkan Timnas Curacao dengan skor telak pada laga pembuka Grup E Piala Dunia 2026, Minggu (14/6) waktu setempat. Laga Jerman vs Curacao berakhir dengan skor 7-1.
Kemenangan besar ini membawa koleksi gol Die Mannschaft menjadi 239 gol dari 113 pertandingan di 21 edisi turnamen. Angka tersebut melampaui catatan Brasil yang saat ini mengoleksi 238 gol. Ironisnya, skor 7-1 ini membangkitkan memori kelam bagi publik Brasil, mengingatkan pada kekalahan memalukan Selecao dari Jerman di semifinal Piala Dunia 2014 silam.
Drama di Laga Pembuka
Meski berakhir dengan skor mencolok, Jerman sempat mendapatkan perlawanan mengejutkan dari Curacao. Felix Nmecha membuka keunggulan cepat pada menit ke-6, namun tim underdog tersebut sempat membungkam pendukung Jerman ketika Livano Comenencia menyamakan kedudukan pada menit ke-21.
Ketegangan tidak berlangsung lama. Nico Schlotterbeck mengembalikan keunggulan Jerman di menit ke-38, disusul eksekusi penalti Kai Havertz sesaat sebelum turun minum. Di babak kedua, dominasi Jerman tak terbendung. Jamal Musiala, Nathaniel Brown, Deniz Undav, dan gol kedua Havertz melengkapi pesta gol Jerman sekaligus mengunci posisi puncak klasemen sementara Grup E.
| Negara | Jumlah Gol | Jumlah Laga | Edisi Diikuti |
|---|---|---|---|
| Jerman | 239 | 113 | 21 |
| Brasil | 238 | 115 | 23 |
Brasil Berpeluang Merebut Kembali Takhta
Dominasi Jerman di puncak daftar pencetak gol mungkin tidak akan bertahan lama. Brasil memiliki kesempatan emas untuk menyalip kembali saat menghadapi Haiti pada laga kedua Grup G yang dijadwalkan berlangsung Jumat malam atau Sabtu dini hari WIB.
Setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Maroko di laga perdana, ketika Vinicius Junior mencetak satu-satunya gol, Timnas Brasil dituntut tampil klinis melawan Haiti. Jika Vinicius dan kawan-kawan mampu mencetak lebih dari dua gol tanpa tambahan gol dari Jerman di hari yang sama, takhta tim tersubur akan kembali ke tangan pemilik lima gelar juara dunia tersebut.
Media Brasil, Globoesporte, memberikan catatan tajam atas hasil ini dengan menulis, “Jerman sempat dikejutkan Curacao, namun mereka bangkit di babak kedua dan mengulangi hasil bersejarah 2014.” Sementara itu, O Tempo menyebut kemenangan telak ini sebagai “Hari Brasil” bagi Curacao, merujuk pada trauma kekalahan tujuh gol Brasil di masa lalu.
Jerman selanjutnya akan menghadapi Pantai Gading pada Sabtu mendatang, sebelum menutup fase grup melawan Ekuador. Persaingan antara dua raksasa sepak bola ini tidak hanya soal trofi, tetapi juga pembuktian siapa yang paling tajam di kompetisi sepak bola terakbar sejagat. (E-3)
