Kasus Tuberkulosis di Kota Sukabumi Meningkat, Hasil Pendataan Ditemukan 1.400 Orang Penderita
Kepala Dinkes Kota Sukabumi, Ida Halimah.(MI/BENNY BASTIANDY)

KASUS tuberkulosis (Tb) di Kota Sukabumi, Jawa Barat, cenderung meningkat. Tahun ini ditemukan hampir 1.400 orang penderita salah satu penyakit menular tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, Ida Halimah, mengatakan jumlah temuan kasus Tb sebanyak itu merupakan hasil pendataan sejak awal tahun. Ida tak memungkiri, jumlah kasusnya relatif meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Hasil pendataan yang dilakukan sejak awal tahun, jumlah penderita tuberkulosis di Kota Sukabumi tercatat hampir 1.400 orang,” kata Ida, Minggu (14/6).

Ida menuturkan, indikator keberhasilan penanganan tuberkulosis  tidak hanya dilihat dari jumlah angka temuan. Lebih dari itu, indikatornya juga mencakup jumlah penderita yang berhasil disembuhkan.

“Proses pengobatannya tentu harus tuntas. Pada tahun lalu, tingkat keberhasilan pengobatan masih di kisaran 76 persen. Angka temuan kasusnya mencapai 90 persen tapi keberhasilan pengobatan masih di bawah itu,” ujarnya.

Karena itu, sebut Ida, diperlukan koordinasi dan kolaborasi antarelemen. Artinya, ketika ada penderita tuberkulosis  yang terputus pengobatannya, maka harus tercatatkan dan terlaporkan.

“Tuberkulosis  merupakan permasalahan global. Dalam penanganannya memerlukan kerja sama dari seluruh pihak,” tegas Ida.

Dinkes Kota Sukabumi terus mengoptimalkan upaya menemukan dan mengobati kasus tuberkulosis . Sebab, seandainya proses pengobatan tak tuntas, maka dikhawatirkan penularannya pun akan semakin merajalela.

“Misalnya kami menargetkan 90 persen temuan kasus dari target sekitar 2 ribu orang, maka semuanya harus berhasil diobati,” pungkasnya. (H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *