Terlalu Lelah untuk Olahraga? Simak Tujuh Tips Ahli untuk Bangkitkan Energi
Ilustrasi.(Magnific)

MENGASUH anak, merawat orangtua yang lanjut usia, hingga tuntutan pekerjaan yang menumpuk sering kali membuat energi terkuras habis. Meski Anda menyadari bahwa olahraga sangat penting bagi kesehatan, mengumpulkan niat dan tenaga untuk mulai bergerak rasanya mustahil saat tubuh sudah merasa sangat lelah.

Lantas, bagaimana orang-orang yang tampak sibuk tetap bisa konsisten berolahraga? Kuncinya Ialah menemukan jenis aktivitas yang Anda sukai.

“Orang yang termotivasi memiliki energi yang luar biasa. Sementara yang tidak termotivasi seolah tidak punya energi sama sekali,” ujar Michael Stack, fisiolog olahraga dan Presiden Physical Activity Alliance. Menemukan olahraga yang menyenangkan adalah langkah awal yang krusial.

Jika Anda sudah menemukan jenis olahraga yang disukai tetapi tetap merasa lemas, berikut beberapa tips dari para ahli untuk meningkatkan level energi Anda:

1. Perbaiki Higiene Tidur (Sleep Hygiene)

Sweta Gogineni, asisten profesor klinis di UCLA, menekankan pentingnya kualitas istirahat. Jika Anda sering merasa terlalu lelah untuk berolahraga, periksalah kebiasaan tidur Anda. Beberapa panduan utama meliputi:

  • Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari.
  • Batasi penggunaan layar (gadget) 1-2 jam sebelum tidur.
  • Pastikan kamar tidur gelap, sejuk, dan tenang.
  • Hindari kafein dan alkohol menjelang waktu tidur.

2. Konsumsi Karbohidrat atau Kafein sebelum Latihan

Camilan yang tepat dapat menjadi bahan bakar instan. Cobalah mengonsumsi karbohidrat sederhana yang mudah dicerna seperti pisang atau roti sekitar satu jam sebelum berolahraga. Selain itu, kafein dalam dosis moderat (100-200 mg) dapat membantu meningkatkan performa dan energi bagi sebagian besar orang.

3. Manfaatkan Power Nap

Penelitian menunjukkan bahwa tidur siang selama 30 hingga 90 menit dapat meningkatkan performa atletik. Namun, pastikan tidur siang dilakukan sebelum pukul 15.00 agar tidak mengganggu siklus tidur malam Anda.

4. Tambahkan Faktor Eksternal yang Menyenangkan

Jika berolahraga sendirian terasa membosankan, cobalah bergabung dengan kelas kebugaran grup atau berjalan kaki bersama teman. Paparan sinar matahari pagi juga sangat efektif untuk mengatur ritme sirkadian tubuh dan membuat Anda merasa lebih waspada.

5. Evaluasi Strategi Pemulihan

Banyak orang melakukan olahraga dengan intensitas terlalu tinggi di awal sehingga tubuh tidak sempat pulih. Jika hari ini Anda melakukan latihan berat, pastikan keesokan hari Anda memilih aktivitas intensitas rendah. Pemulihan adalah kunci agar Anda memiliki energi untuk sesi berikutnya.

6. Pastikan Asupan Kalori Mencukupi

Kalori, terutama karbohidrat, adalah bahan bakar utama tubuh. Jika Anda sedang menjalani diet ketat atau terlalu sibuk hingga melewatkan makan, tubuh akan kekurangan energi. Pastikan asupan kalori harian Anda tetap berada dalam batas sehat (minimal 1.200 untuk wanita dan 1.500 untuk pria) agar fungsi tubuh tetap optimal.

7. Bersikap Lebih Baik pada Diri Sendiri

Ubah pola pikir Anda. Alih-alih berkata, “Saya terlalu lelah untuk olahraga,” cobalah katakan, “Jika saya bergerak sedikit, saya akan merasa lebih segar setelahnya.”

Jangan terjebak dalam pemikiran all-or-nothing. Jika Anda melewatkan satu sesi, jangan menyerah sepenuhnya. Penerimaan diri akan memberikan energi psikologis yang Anda butuhkan untuk mulai bergerak kembali.

Catatan Penting: Jika Anda sudah mendapatkan tidur yang cukup tetapi tetap merasa lelah secara kronis, segera konsultasikan dengan tenaga medis untuk mendeteksi kemungkinan gangguan tidur seperti sleep apnea atau kondisi kesehatan lain. (Washington Post/I-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *