
PEMBALAP Aprilia, Jorge Martin, secara resmi menyampaikan permohonan maaf setelah menjadi pemicu kecelakaan beruntun yang melibatkan lima pembalap pada lap pertama GP Hungaria 2026, Minggu (7/6). Insiden yang terjadi di Tikungan 1 tersebut bermula saat Martin kehilangan kendali motornya di titik pengereman.
Kehilangan kontrol tersebut berakibat fatal bagi tim Aprilia. Martin menabrak rekan setimnya sendiri, Marco Bezzecchi, yang saat ini tengah memuncaki klasemen sementara. Efek domino dari tabrakan tersebut turut menyeret tiga pembalap lainnya ke area gravel.
Daftar Pembalap yang Terlibat Insiden
| Pembalap | Tim | Status Pasca-Insiden |
|---|---|---|
| Jorge Martin | Aprilia Racing | Dinyatakan Bersalah (Hukuman 2x Long Lap) |
| Marco Bezzecchi | Aprilia Racing | Gagal Finis (DNF) |
| Fermin Aldeguer | Gresini Racing (Asumsi) | Gagal Finis (DNF) |
| Fabio Di Giannantonio | VR46 Racing (Asumsi) | Gagal Finis (DNF) |
| Raul Fernandez | Trackhouse Racing (Asumsi) | Gagal Finis (DNF) |
Pernyataan Resmi Jorge Martin
Meski sempat menghindari awak media sesaat setelah balapan usai, pembalap asal Spanyol berusia 28 tahun itu akhirnya memberikan klarifikasi melalui media sosialnya. Martin mengaku sangat menyesal atas dampak yang ditimbulkan bagi pembalap lain dan tim mereka.
“Saya ingin meminta maaf kepada semua pembalap yang terlibat dalam insiden hari ini pada lap pertama balapan. Saya kehilangan kendali atas motor saya dan sayangnya hal itu menyebabkan kecelakaan yang melibatkan banyak pembalap yang tidak bisa saya hindari,” tulis Martin sebagaimana dikutip dari Crash.
Ia juga menekankan rasa syukurnya karena tidak ada satu pun pembalap yang mengalami cedera serius dalam kecelakaan berkecepatan tinggi tersebut. “Yang paling penting, syukurlah, kami semua baik-baik saja. Dalam situasi seperti ini, itu yang paling penting,” tambahnya.
Sanksi dari FIM MotoGP Stewards
Akibat manuver yang dinilai membahayakan tersebut, FIM MotoGP Stewards menjatuhkan hukuman berat berupa dua kali long lap penalty kepada Martin. Hukuman ini harus dijalani pada seri balapan berikutnya.
Menariknya, insiden ini seolah menjadi deja vu bagi Martin. Musim lalu di GP Jepang, ia juga pernah terlibat insiden serupa dengan Marco Bezzecchi yang menyebabkannya mengalami patah tulang selangka. Namun, karena regulasi MotoGP menghapus catatan pelanggaran pada setiap awal musim baru, insiden di Hungaria ini secara administratif dihitung sebagai pelanggaran pertama Martin di musim 2026.
Kecelakaan ini menjadi kerugian besar bagi Aprilia, mengingat kedua pembalap pabrikan mereka gagal membawa pulang poin, sementara Bezzecchi harus berjuang ekstra keras di seri mendatang untuk mempertahankan posisinya di puncak klasemen. (Z-1)
