Minyakita Langka di Pasar Gedhe Klaten
Ilustrasi(Antara)

MINYAKITA langka di Pasar Gedhe Klaten, sementara pasokan minyak goreng subsidi itu tersendat sejak tiga pekan terakhir.  Kelangkaan minyakita di tingkat pengecer tersebut, akibat pasokan terbatas dari pemerintah melalui Perum Bulog, hanya 3-4 dus per pekan. 

Ketersediaan minyakita di tingkat pedagang cepat habis, disebabkan tingginya permintaan minyakita dari masyarakat konsumen.

“Permintaan minyakita tinggi, karena harga sesuai HET Rp15.700 per liter,” kata Susana, pedagang Pasar Gedhe Klaten, Senin (8/6).

Minyakita laku keras, karena murah. Berbeda dengan minyak curah, harga mahal mencapai Rp21.000 per kg dan premium Rp24.000 per liter. Perbedaan harga yang tinggi, masyarakat terutama pelaku usaha kuliner banyak yang menggunakan minyak goreng subsidi tersebut. 

“Untuk kebutuhan konsumen, kami berharap pemerintah menambah kuota minyakita ke pengecer di Pasar Gedhe Klaten,” ujar Susana.

Senada disampaikan Tina, pedagang, seraya menambahkan bahwa tingginya permintaan minyakita yang menyebabkan minyakita langka.

“Untuk mengamankan stok minyakita di pengecer, pasokan dan kuota ke pedagang pasar ke depan perlu ditingkatkan,” imbuhnya. (JS/E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *