Venus dan Jupiter akan Bertemu pada 8-9 Juni 2026: Ini Panduan Cara Mengamatinya
Venus dan Jupiter.(Dok. Bob King)

DUA planet paling terang di tata surya kita, Venus dan Jupiter, akan menyuguhkan pemandangan spektakuler di langit malam. Mulai awal Juni, kedua planet ini tampak saling mendekat di ufuk barat setelah matahari terbenam dengan puncak konjungsi pada tanggal 8 dan 9 Juni 2026.

Apa Itu Konjungsi Venus-Jupiter?

Konjungsi terjadi ketika dua objek langit tampak sangat berdekatan jika dilihat dari bumi akibat garis edar yang berpapasan secara visual. Pada tanggal 8 dan 9 Juni 2026, Venus dan Jupiter hanya akan berjarak sekitar 1,5 hingga 1,6 derajat di langit malam. Jarak itu setara dengan lebar jari kelingking Anda saat diluruskan di depan mata ke arah lengan.

Meskipun terlihat sangat dekat dari bumi, ini hanyalah ilusi perspektif 2 dimensi. Sebenarnya kedua planet ini terpisah sangat jauh. Venus berjarak sekitar 180 juta km dari bumi, sementara Jupiter berada jauh di belakangnya dengan jarak sekitar 900 juta km dari bumi.

Waktu Terbaik dan Cara Melihatnya

Fenomena ini dapat dinikmati langsung dengan mata telanjang tanpa bantuan alat optik apa pun, karena kedua planet ini memancarkan cahaya yang jauh lebih terang daripada bintang di sekitarnya.

Berikut adalah panduan untuk menyaksikannya:

  • Arah Pandang: Cari tempat dengan pandangan ke arah Barat hingga Barat Laut yang bersih, datar, dan tidak terhalang oleh pohon atau gedung tinggi.
  • Waktu: Segera setelah Matahari benar-benar terbenam. Jangan melihat ke arah barat sebelum matahari tenggelam demi keselamatan mata Anda.
  • Durasi Pengamatan: Anda hanya memiliki waktu sekitar satu jam setelah matahari terbenam sebelum kedua planet ikut tenggelam di balik garis cakrawala.
  • Tampilan Visual: Venus akan muncul lebih dulu sebagai objek yang paling terang dengan cahaya putih bersih. Tepat di bawahnya, Jupiter akan menyusul dengan kilau yang sedikit lebih redup dan berwarna agak kekuningan.

Apa yang Terjadi Setelah 9 Juni?

Setelah malam puncak berlalu, kedua planet ini akan kembali mengambil jalan masing-masing. Venus akan terus bergerak menjauhi titik matahari terbenam hingga mencapai jarak semu terjauhnya (elongasi barat maksimum) pada pertengahan Agustus 2026.

Sementara itu, Jupiter akan bergerak semakin rendah ke arah matahari setiap harinya, hingga akhirnya hilang ditelan silau matahari pada bulan Juli dan baru akan muncul kembali di langit timur sebelum fajar pada pertengahan Agustus 2026.

Jangan lewatkan juga tanggal 16 dan 17 Juni 2026, di mana bulan sabit muda yang tipis akan bergantian melintas dan membentuk formasi segitiga yang cantik bersama Jupiter, Merkurius, dan Venus.

(EarthSky, BBC Sky at Night Magazine/H-3)

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *