Profil Emil Audero: Kiper Kelahiran Mataram yang Menjadi Tembok Timnas Indonesia
Simak profil lengkap Emil Audero Mulyadi, kiper US Cremonese kelahiran Mataram.(Dok. Antara)

EMILIO Audero Mulyadi, atau yang lebih dikenal sebagai Emil Audero, kini menjadi sosok sentral dalam kebangkitan sektor pertahanan Timnas Indonesia. Lahir di Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 18 Januari 1997, Audero membawa segudang pengalaman dari kompetisi kasta tertinggi Italia, Serie A, ke dalam skuad Garuda.

Perjalanan Audero menuju seragam Merah Putih tergolong panjang. Besar dalam sistem sepak bola Italia sejak kecil, ia meniti karier di akademi Juventus sebelum akhirnya resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 10 Maret 2025. Pengambilan sumpah kewarganegaraannya dilakukan di KBRI Roma, menandai babak baru dalam karier internasionalnya setelah sebelumnya sempat membela tim nasional Italia di berbagai kelompok umur (U-15 hingga U-21).

Karier Klub: Dari Juventus hingga Cremonese

Karier profesional Audero dimulai di salah satu klub terbesar dunia, Juventus. Ia mencatatkan debut di Serie A pada 27 Mei 2017. Untuk mendapatkan menit bermain reguler, ia sempat dipinjamkan ke Venezia sebelum akhirnya menjadi pilar utama di Sampdoria selama beberapa musim. Pengalamannya semakin kaya saat ia bergabung dengan Inter Milan sebagai pemain pinjaman pada musim 2023/2024.

Saat ini, Audero berstatus sebagai pemain US Cremonese, dipinjam dari Como 1907 sejak 27 Juli 2025 dengan opsi pembelian. Di Cremonese, ia membuktikan kapasitasnya sebagai kiper nomor satu. Berdasarkan data performa musim 2025/2026, ia tercatat tampil dalam 32 pertandingan dengan torehan impresif 121 penyelamatan di kompetisi domestik.

Biodata Singkat Emil Audero:








Nama Lengkap Emilio Audero Mulyadi
Tempat, Tanggal Lahir Mataram, 18 Januari 1997
Tinggi Badan 1,92 m
Klub Saat Ini US Cremonese (Pinjaman dari Como 1907)
Posisi Penjaga Gawang

Gaya Bermain dan Kontribusi Internasional

Dengan postur menjulang 1,92 meter, Audero memiliki keunggulan dalam duel udara dan kontrol area penalti. Namun, kekuatan utamanya terletak pada refleks yang cepat, penempatan posisi (positioning), dan kemampuan shot-stopping yang telah teruji melawan striker-striker top di Italia. Pada musim 2025/2026, ia mencatatkan persentase penyelamatan sekitar 71% dengan koleksi 11 clean sheets.

Sejak debutnya untuk Timnas Indonesia pada 2025, Audero telah mengawal gawang Garuda dalam laga-laga krusial melawan tim kuat seperti Jepang dan China. Meski sempat terkendala cedera betis yang membuatnya absen di beberapa laga kualifikasi, kehadirannya memberikan standar profesionalisme Eropa yang sangat dibutuhkan di ruang ganti Indonesia.

Kehadiran Emil Audero tidak hanya memberikan keamanan di bawah mistar, tetapi juga meningkatkan persaingan sehat di posisi penjaga gawang Timnas Indonesia. Pengalamannya membela klub-klub seperti Juventus, Inter Milan, dan Sampdoria menjadikannya salah satu pemain paling berpengalaman yang pernah mengenakan seragam Garuda. (Z-10)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *