Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter dan Banjir Rob di Jawa Tengah 6 Juni 2026
BMKG peringatkan gelombang tinggi hingga 4 meter di selatan Jateng dan banjir rob di Pantura pada Sabtu (6/6).(MI/Akhmad Safuan)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi dan banjir rob yang melanda wilayah perairan Jawa Tengah pada Sabtu (6/6/2026). Fenomena alam ini dilaporkan berisiko tinggi terhadap aktivitas pelayaran dan mobilitas warga di kawasan pesisir.

Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Usman Effendi, mengungkapkan bahwa gelombang di perairan selatan Jawa Tengah diperkirakan mencapai ketinggian 2,5 hingga 4 meter. Sementara itu, di perairan utara, ketinggian gelombang berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter.

“Waspadai gelombang tinggi di perairan utara dan selatan tersebut, terutama saat kecepatan angin di atas 15 knot. Kondisi ini cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang, maupun angkutan barang dan penumpang,” ujar Usman Effendi, Sabtu (6/6).

Ancaman Banjir Rob di Jalur Pantura

Selain gelombang tinggi, fenomena air laut pasang atau rob masih menghantui wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah. BMKG memprediksi ketinggian rob maksimum mencapai 1 meter yang terjadi pada pukul 10.00 hingga 16.00 WIB.

Sejumlah daerah yang terdampak banjir rob meliputi:

  • Pekalongan
  • Batang
  • Kendal
  • Semarang
  • Demak
  • Jepara
  • Pati

Kondisi ini dilaporkan mulai mengganggu aktivitas ekonomi warga, mulai dari gangguan transportasi, proses bongkar muat barang di pelabuhan, hingga sektor budidaya perikanan darat dan petani garam.

Data Kondisi Perairan & Cuaca Jawa Tengah (6 Juni 2026):







Lokasi Estimasi Tinggi Gelombang
Perairan Selatan Jateng 2,5 – 4,0 Meter
Perairan Utara Jateng 1,25 – 2,5 Meter
Ketinggian Rob Maksimum 1,0 Meter (Pukul 10.00-16.00 WIB)

Potensi Hujan di Tengah Musim Kemarau

Meskipun wilayah Jawa Tengah mulai memasuki musim kemarau, potensi hujan ringan hingga sedang masih terpantau di beberapa titik. Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Agus Triyono, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang tiba-tiba.

Wilayah yang berpeluang diguyur hujan ringan-sedang meliputi Purbalingga, Banjarnegara, Karanganyar, Bumiayu, dan Majenang. Sementara hujan ringan diprediksi terjadi di Cilacap, Banyumas, Wonosobo, Mungkid, Temanggung, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, dan Magelang.

“Angin bertiup dari arah timur ke selatan dengan kecepatan 3-27 kilometer per jam. Suhu udara berkisar antara 18-34 derajat celsius dengan kelembaban udara 50-95 persen,” pungkas Agus. (Z-10)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *