
KEJUTAN besar mewarnai babak perempat final Prancis Terbuka, Rabu (3/6) waktu setempat. Unggulan teratas sekaligus petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, secara mengejutkan harus angkat koper lebih awal setelah ditumbangkan petenis unggulan ke-25, Diana Shnaider.
Dalam laga yang berlangsung selama 2 jam 12 menit di Lapangan Philippe-Chatrier, Shnaider berhasil membalikkan keadaan dan menang dengan skor 3-6, 7-5, dan 6-0.
Hasil ini sekaligus mengakhiri rekor impresif Sabalenka yang sebelumnya selalu berhasil mencapai semifinal dalam enam turnamen Grand Slam berturut-turut.
Dominasi Shnaider di Tengah Angin Kencang
Pertandingan berlangsung dalam kondisi cuaca yang menantang akibat hembusan angin kencang. Meski sempat tertinggal di set pertama, Shnaider, yang baru berusia 22 tahun, menunjukkan ketenangan luar biasa dalam debut perempat final Grand Slam-nya.
Titik balik terjadi saat Shnaider tertinggal 6-3 dan 4-1. Sejak momen tersebut, ia tampil dominan dengan menghasilkan rentetan pukulan winner. Shnaider berhasil memenangi 12 dari 13 gim berikutnya, termasuk menyapu bersih 10 gim terakhir secara beruntun sejak kedudukan 5-3 di set kedua.
“Kondisinya sulit dengan angin. Ini pertama kalinya saya bermain melawan Aryna dan saya sangat gugup. Tampil di perempat final untuk pertama kalinya tentu sangat menegangkan,” ujar Shnaider sebagaimana dikutip dari laman WTA.
Terpuruknya Sang Nomor Satu Dunia
Di sisi lain, Aryna Sabalenka tampak kehilangan kendali atas permainannya. Petenis asal Belarusia tersebut tercatat melakukan 57 unforced errors, dengan 17 di antaranya terjadi pada set penentu. Kekalahan telak 0-6 di set ketiga ini merupakan yang pertama bagi Sabalenka sejak babak kedua Dubai 2024 saat menghadapi Donna Vekic.
Statistik Pertandingan: Sabalenka vs Shnaider
| Aspek | Aryna Sabalenka | Diana Shnaider |
|---|---|---|
| Skor Akhir | 6-3, 5-7, 0-6 | 3-6, 7-5, 6-0 |
| Durasi Pertandingan | 2 Jam 12 Menit | |
| Unforced Errors | 57 | – |
| Status Unggulan | 1 | 25 |
Rekor Baru: Semifinal Generasi Abad ke-21
Kemenangan Shnaider menciptakan sejarah baru di turnamen Grand Slam. Untuk pertama kalinya, seluruh pengisi slot semifinal terdiri dari pemain yang lahir di abad ke-21. Selain itu, ini adalah pertama kalinya dalam 15 tahun terakhir ketika keempat semifinalis berusia di bawah 25 tahun.
Daftar Semifinalis French Open 2026
| Nama Petenis | Tahun Lahir | Keterangan |
|---|---|---|
| Mirra Andreeva | 2007 | Termuda |
| Diana Shnaider | 2004 | Unggulan ke-25 |
| Marta Kostyuk | 2002 | – |
| Maja Chwalinska | 2001 | Lolos Kualifikasi |
Di babak semifinal, Diana Shnaider akan berhadapan dengan Maja Chwalinska. Pertemuan ini dipastikan akan melahirkan finalis Grand Slam baru, mengingat kedua pemain sama-sama baru pertama kali menginjakkan kaki di fase empat besar turnamen mayor. (Ant/Z-1)
