Gangguan Jantung, Jemaah Haji Aceh Meninggal setelah Hari-Hari Puncak Haji Armuzna
Jemaah haji asal Aceh melaksanakan ibadah haji.(MI/Amiruddin Abdullah Reubee)

INNALILLAHI wa inna ilaihi raji’un. Seorang jemaah haji asal Aceh, Ibrahim bin Abdul Kadir Nuh, 74, meninggal dunia di Arab Saudi pada Minggu (31/5) sekitar pukul 16.45 WAS (Waktu Arab Saudi) atau bertepatan dengan pukul 20.45 WIB.

Ibrahim merupakan warga Gampong Cot Sukon, Kemukiman Mali, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Aceh. Almarhum mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit King Abdulaziz, Mekah, Arab Saudi.

Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, sebelum meninggal dunia Ibrahim menderita gangguan jantung dan sesak napas. Setelah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji, yakni wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan bermalam di Mina (Armuzna), jemaah lanjut usia tersebut harus menjalani perawatan di Rumah Sakit King Abdulaziz, Mekah.

Namun, kondisi kesehatannya terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia pada Minggu sore. Almarhum kemudian dimakamkan di Pemakaman Syaraya, Mekah, Arab Saudi.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pidie, H. Ihsan, kepada Media Indonesia, Selasa (2/6), mengatakan bahwa Ibrahim bin Abdul Kadir Nuh tergabung dalam Kloter 10 Aceh (BTJ).

Menurut Ihsan, almarhum merupakan jemaah haji pertama asal Kabupaten Pidie yang wafat pada musim haji 1447 H/2026 M. Sebelumnya, tercatat lima jemaah asal Aceh lainnya juga meninggal dunia di Arab Saudi.

“Kami sedang berkunjung atau melayat ke rumah keluarga Ibrahim di Gampong Cot Sukon, Kemukiman Mali, Kecamatan Sakti. Alhamdulillah, ahli warisnya tabah dan sabar menerima musibah ini. Insya Allah, amal ibadah haji beliau yang baru menyelesaikan wukuf di Padang Arafah menjadi penolong di Padang Mahsyar,” tutur H. Ihsan. (MR/E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *