
SEBUAH truk pengangkut puing milik Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan mengalami insiden terperosok ke dalam lubang jalan yang amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, arah Depok, pada Jumat (29/5).
Kejadian bermula sekitar pukul 11.30 WIB ketika truk tersebut melintasi lokasi. Truk tiba-tiba terperosok ke sisi kanan jalan, yang diduga disebabkan oleh beban muatan yang berlebih hingga memicu patahnya as roda belakang. Meski sempat terjebak di dalam kabin, pengemudi berhasil menyelamatkan diri dengan selamat.
Proses evakuasi segera dilakukan menggunakan ekskavator dan berhasil diselesaikan pada pukul 12.00 WIB. Saat ini, akses jalan sudah dibuka kembali, namun pengendara hanya dapat melintas menggunakan satu jalur. Untuk menghindari kemacetan, para pemotor diimbau untuk mencari jalur alternatif atau “jalan tikus”.
Penanganan Jalan Amblas dan Penyebabnya
Kerusakan pada ruas jalan tersebut sebenarnya telah terpantau secara bertahap sejak Rabu (27/5). Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan sebelumnya telah melakukan penanganan darurat menggunakan coldmix (aspal dingin) untuk menjamin keamanan pengguna jalan.
Saat ini, pihak Bina Marga terus berkoordinasi dengan Sudin SDA Jakarta Selatan guna menginvestigasi penyebab kerusakan. Dugaan sementara, amblasnya badan jalan dipicu oleh adanya gangguan pada saluran air yang terletak di bawah permukaan jalan. Pihak kepolisian, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, dan Dinas SDA terus berkolaborasi untuk mempercepat perbaikan agar lalu lintas segera normal kembali.
Pengalihan Arus Lalu Lintas
Sebagai langkah antisipasi kemacetan, Dishub DKI Jakarta melakukan pengalihan arus di sekitar lokasi kejadian, tepatnya di ruas Jalan Lenteng Agung Raya, dekat Gang Empang, di depan Bengkel Alpino Knalpot, Jakarta Selatan.
Terkait upaya penanganan ini, Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Hermawan, memberikan pernyataan resmi:
“Kami memahami aktivitas masyarakat terganggu akibat kondisi jalan amblas ini. Karena itu, pengaturan lalu lintas dan pengalihan arus segera dilakukan untuk mengurangi kepadatan sekaligus memastikan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga,” kata Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Ujang Hermawan di Jakarta, Jumat.
Pemprov DKI Jakarta memastikan bahwa situasi di lapangan terus dipantau secara ketat demi kenyamanan dan keselamatan warga yang melintasi area tersebut. (Ant/E-4)
