
RUMAH Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya menerapkan langkah humanis dalam menangani pelanggaran tata tertib. Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang melakukan pelanggaran tidak hanya menjalani sanksi disiplin, tetapi juga diwajibkan untuk membaca buku.
Itu dilakukan dengan program “Literasi Pemasyarakatan, Gerakan Membaca Warga Binaan”. Sebagai bentuk refleksi dan bukti pemahaman, mereka diharuskan menulis esai yang berisi inti sari dari buku yang telah dibaca.
Kepala Rutan Surabaya Tristiantoro Adi Wibowo menjelaskan, inovasi perpustakaan ini dirancang sebagai sarana pembinaan yang efektif untuk membangun pola pikir positif dan meningkatkan kualitas diri warga binaan.
“WBP yang melakukan pelanggaran tidak hanya menjalani hukuman, tetapi juga diwajibkan membaca buku dan membuat esai dari inti sari buku yang telah dibaca sebagai bentuk refleksi serta pembelajaran diri,” ujar Adi Wibowo, Kamis (28/5).
Untuk mendukung program ini, Perpustakaan Rutan Surabaya menyediakan berbagai materi bacaan edukatif. Di antaranya yakni buku mengenai bahaya dan dampak narkoba, psikologi, dan pengembangan diri.
Adi Wibowo menambahkan, pemilihan materi bacaan tersebut bertujuan agar warga binaan dapat memahami dampak negatif narkoba serta membangun pola pikir yang lebih sehat.
Pihak rutan memastikan program ini berjalan dan bukan sekadar seremonial. Warga binaan tidak dapat memanipulasi aktivitas membaca mereka karena kewajiban menulis esai menjadi parameter utama penilaian.
Selain itu, untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas, petugas rutan turut mendokumentasikan seluruh proses pembinaan serta hasil esai para WBP ke dalam format video untuk dipublikasikan. Hal ini menjadi bukti bahwa program dijalankan secara riil dan terukur.
Antusiasme warga binaan untuk mengunjungi perpustakaan dilaporkan meningkat, seiring dengan tumbuhnya minat baca di lingkungan rutan. Melalui inovasi berbasis literasi ini, Rutan Surabaya membidik target rehabilitasi mental agar para warga binaan siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik. (H-4)
