
POLISI mulai mengusut kondisi fasilitas wisata yang dinilai tidak layak di objek wisata Air Terjun Cunca Wulang, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah insiden maut yang menewaskan dua wisatawan asal Austria. Lokasi wisata itu kini ditutup sementara dan dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang mengungkapkan, jembatan gantung di kawasan wisata tersebut sebenarnya sudah tidak layak digunakan. Kondisi fasilitas disebut mengalami kerusakan parah dan minim perawatan.
“Sebagian besar papan pijakan sudah goyang, terangkat, bahkan terlepas dari rangkanya. Jaringan pengaman di sisi kiri dan kanan jembatan juga sudah rusak dan hilang hingga 90 persen,” kata Christian, Selasa (26/5).
Korban dalam peristiwa itu adalah pasangan wisatawan Austria, Jurgen (54) dan Astrid (56). Keduanya dilaporkan terjatuh dari jembatan gantung saat berkunjung ke destinasi wisata alam tersebut. Tragedi ini memicu sorotan terhadap standar keselamatan wisata di kawasan super prioritas Labuan Bajo.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sedikitnya empat orang saksi. Mereka terdiri dari petugas yang berada di lokasi, pemandu lokal, hingga pihak yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut. Selain itu, penyidik juga menyita sejumlah dokumen terkait pengelolaan kawasan wisata.
Kapolres menyebut pihaknya menemukan sejumlah persoalan keselamatan di lokasi wisata, termasuk tidak adanya pemandu wisata resmi dan minimnya pengawasan terhadap fasilitas yang digunakan wisatawan. Polisi juga menyoroti kondisi infrastruktur yang dinilai tidak layak meski kawasan itu terus menerima kunjungan wisatawan.
“Polres Manggarai Barat berkomitmen mengusut tuntas kasus meninggalnya dua wisatawan asal Austria ini,” tegas Christian.
Kasus ini kini terus didalami dengan memanggil sejumlah pihak terkait, termasuk instansi yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan dan pengawasan destinasi wisata alam di Kabupaten Manggarai Barat.
Sementara iti, Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh semua destinasi darat yang dikelola oleh pemerintah Manggarai Barat, termasuk sarana prasarana yang dimiliki. (H-3)
