
SITUASI efisiensi anggaran membuat Pemkab Karanganyar, dalam hal ini bupati dan wakil bupati setempat hanya berkorban 2 ekor hewan ternak sapi, yang akan disembelih di Masjid Agung Madaniyah. Masing-masing berbobot 300 kg.
“Program bantuan kurban tahun ini memang lebih difokuskan pada efisiensi anggaran. Tetapi antusiasme masyarakat dan sejumlah pihak yang berkurban di Masjid Agung Madaniyah tetap tinggi. Total ada 7 ekor sapi dan 9 kambing yang akan disembelih di masjid raya Karanganyar itu,” beber Kabag Kesra Karanganyar, Ali Kodri, Selasa (26/5/2026).
Dua ekor sapi dari Bupati Rober Christanto dan Wakil Bupati Adhe Eliana masing-masing berbobot lebih dari 300 kilogram, dengan jenis Peranakan Ongole (PO) dan Brangus, yang dibeli dari peternak lokal di wilayah Gedong, Kecamatan Karanganyar.
“Untuk jenisnya ada perbedaan, yang satunya peranakan unggul atau PO dan yang satunya Brangus, dengan berat masing-masing sekitar 300 kilogram lebih sedikit,” imbuh Ali.
Seluruh hewan kurban akan tiba di Masjid Agung Madaniyah maksimal pada hari menjelang malam takbiran. Proses penyembelihan dijadwalkan akan dilakukan tepat setelah pelaksanaan salat Idul Adha yang direncanakan berlangsung di Alun-Alun Karanganyar.
“Jadi usai salat Id pada 27 Mei pagi, Pak Bupati menyerahkan ke takmir untuk disembelih dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat,” ucapnya.
Terkait distribusi daging, pihak pemerintah menyerahkan sepenuhnya kepada panitia lokal Masjid Agung Madaniyah agar tersalurkan secara merata kepada masyarakat sekitar, termasuk ke lingkungan kampung terdekat.
“Kami pastikan, seluruh hewan kurban telah melalui pemeriksaan kesehatan ketat oleh Dinas Pertanian dan ditangani oleh Juru Sembelih Halal (Juleha) demi menjamin higienitas serta kesesuaian syariat,” pungkas Ali. (H-2)
