
TIM Nasional (Timnas) Iran tetap akan tampil di Piala Dunia 2026 meski situasi geopolitik di Timur Tengah masih memanas. Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali menyebut FIFA telah memberikan jaminan terkait visa bagi skuad Iran untuk berlaga di Amerika Serikat.
Piala Dunia 2026 memang menjadi sorotan karena digelar bersama oleh Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Di tengah konflik kawasan yang melibatkan Iran, muncul kekhawatiran soal akses masuk delegasi Iran ke wilayah AS.
Namun, Donyamali menegaskan Presiden FIFA Gianni Infantino telah memberikan komitmen langsung kepada federasi sepak bola Iran. Dia berharap seluruh proses administrasi berjalan lancar sehingga tim nasional Iran bisa mengikuti turnamen tanpa hambatan.
“Presiden FIFA menjanjikan kepada kami bahwa seluruh pemain akan menerima visa. Tidak ada alasan pemain kami tidak mendapatkan visa,” ujar Donyamali seperti dikutip media lokal Iran.
“Saya berharap semua kondisi dapat terpenuhi sehingga tim nasional bisa mengikuti turnamen dengan tenang dan tertib,” lanjutnya.
Untuk mendukung kelancaran partisipasi Iran, federasi sepak bola negara tersebut juga memastikan markas tim selama turnamen berada di Tijuana, Meksiko, yang merupakan kota perbatasan dengan Amerika Serikat.
Langkah itu disebut sebagai solusi praktis untuk mengantisipasi pembatasan visa AS. Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum sebelumnya juga menyatakan negaranya siap memfasilitasi keberadaan tim Iran selama turnamen berlangsung.
Donyamali menilai tuan rumah Piala Dunia memiliki kewajiban memberikan akses kepada seluruh negara peserta, termasuk pemain dan staf pendukung.
“Di Meksiko, tim nasional Iran diharapkan memperoleh visa multiple-entry yang diterbitkan Amerika Serikat,” katanya.
Saat ini skuad Iran tengah menjalani pemusatan latihan di Antalya, Turki selatan. Sejumlah pemain dan staf bahkan telah mendatangi Kedutaan Besar Amerika Serikat di Ankara untuk mengurus permohonan visa.
Iran tergabung di Grup G Piala Dunia 2026 bersama Selandia Baru, Belgia, dan Mesir. Iran dijadwalkan membuka turnamen melawan Selandia Baru pada 15 Juni di Los Angeles. Setelah itu mereka menghadapi Belgia pada 21 Juni sebelum menutup fase grup kontra Mesir di Seattle pada 26 Juni.
(AFP/H-4)
