PPIH Siapkan Petugas Badal Haji
Ilustrasi(Dok MCH 2026)

PETUGAS Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menyiapkan tim badal haji untuk memfasilitasi jemaah yang wafat sebelum pelaksanaan wukuf di Arafah.

“Badal haji diperuntukkan bagi jamaah yang meninggal di embarkasi, embarkasi antara, maupun Arab Saudi sebelum pelaksanaan Armuzna,” kata Kepala Seksi Pembimbing Ibadah (Bimbad) PPIH Arab Saudi, Erti Herlina, kepada tim Media Center Haji (MCH) di Mekah, Sabtu (23/5).

Erti menjelaskan regulasi mengenai badal haji bagi jemaah  yang wafat telah diatur dalam Keputusan Menteri Haji dan Umrah (KMHU) No. 68 Tahun 2026 tentang Safari Wukuf dan Badal Haji, serta SK PPIH Arab Saudi No. 21 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Badal Haji.

Menurut Erti, petugas yang dikerahkan berasal dari unsur tim Bimbad PPIH Arab Saudi, pegawai Kementerian Haji dan Umrah RI yang sudah berhaji, serta pembimbing ibadah kelompok terbang (kloter).

“Kami sudah siapkan 587 orang petugas badal haji,” ungkap Erti.

Berdasarkan data sementara hingga Sabtu (23/5) malam, jumlah jemaah yang akan dibadalhajikan tercatat sebanyak 78 orang.

Selain jemaah yang wafat, Erti menambahkan bahwa badal haji juga dimungkinkan bagi jemaah sakit yang kondisinya tidak memungkinkan untuk mengikuti safari wukuf. Saat ini, jumlah jemaah yang masih menjalani perawatan di rumah sakit mencapai 135 orang.

“Kami sudah meminta Kasi Kesehatan PPIH Arab Saudi untuk mendata dan membuat mana yang prioritas dari nomor satu sampai 135 jamaah yang dalam perawatan itu,” tutur Erti.

Mayoritas jemaah yang dirawat berada di Mekah, sementara sebagian kecil lainnya berada di Madinah.

“Kami minta Kasi Kesehatan buat estimasi dalam dua hari kedepan siapa saja dari 135 yang kemungkinkan harus dibadalhajikan,” kata Erti.(H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *