Seluruh Jemaah Haji Tiba di Arab Saudi, Kemenhaj Matangkan Layanan Armuzna
Ilustrasi(ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

KEMENTRIAN Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan seluruh fase keberangkatan jemaah haji Indonesia dari Tanah Air telah rampung dilaksanakan. Kini, fokus layanan sepenuhnya dialihkan untuk mematangkan persiapan menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Berdasarkan data operasional terbaru, sebanyak 527 kloter yang melingkupi 202.551 jemaah serta 2.098 petugas telah mendarat di Makkah. Selain itu, tercatat sebanyak 16.596 jemaah haji khusus juga sudah berada di Arab Saudi.

“Alhamdulillah, seluruh fase keberangkatan jemaah haji Indonesia dari Tanah Air telah selesai. Saat ini, seluruh layanan kami arahkan untuk memastikan kesiapan Armuzna, mulai dari tenda, penempatan jemaah, konsumsi, transportasi, kesehatan, perlindungan jemaah, hingga penempatan petugas,” kata Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, Sabtu (23/5).

Demi menjaga kelancaran fase krusial ini, Maria mengingatkan seluruh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) untuk menahan diri dan tidak memasang atribut, spanduk, stiker, maupun penanda dalam bentuk apa pun di tenda jemaah, baik di Arafah maupun Mina. Langkah ini penting agar penempatan jemaah tetap mengikuti cetak biru pengaturan resmi, sehingga tidak memicu kebingungan di lapangan.

“Apabila petugas menemukan atribut atau identitas KBIHU yang terpasang di tenda Arafah maupun Mina, atribut tersebut akan langsung dicabut. Kemenhaj juga akan memberikan teguran dan sanksi sesuai ketentuan kepada pihak yang tetap melanggar,” tegas Maria.

Di sisi lain, Kemenhaj mengapresiasi tingginya kepatuhan jemaah dalam menunaikan pembayaran dam (denda) sesuai dengan regulasi resmi. Tahun ini, jumlah jemaah yang terdata telah membayar dam mencapai 145.341 orang.

Secara perinci, sebanyak 102.364 jemaah menyalurkan dam mereka di Arab Saudi melalui lembaga resmi Adahi. Sementara itu, 38.992 jemaah lainnya memilih membayar melalui mekanisme yang telah disediakan di Indonesia.

“Capaian ini menunjukkan meningkatnya kesadaran jemaah untuk melaksanakan kewajiban dam secara tertib, aman, dan sesuai ketentuan. Kemenhaj terus memastikan pengelolaan dam berjalan transparan dan memberikan kepastian bagi jemaah,” tuturnya.

Imbauan ke Jemaah

Menjelang pergeseran massal ke Armuzna, Kemenhaj mengimbau jemaah untuk mulai menghemat energi. Jemaah diminta memperbanyak istirahat, menjaga asupan nutrisi dan hidrasi, serta disiplin mematuhi instruksi petugas di lapangan. Saat bergerak ke Armuzna, jemaah juga diharapkan hanya membawa barang bawaan esensial seperlunya, seperti dokumen identitas, obat-obatan pribadi, masker, kantong batu, dan alas kaki yang memadai.

Solidaritas antarjemaah juga menjadi poin krusial yang ditekankan. Maria mengajak seluruh jemaah dan petugas untuk membangun kepedulian kolektif selama berada di tanah suci. Jika menemui jemaah yang tampak kebingungan, kelelahan, atau terpisah dari rombongannya, diharapkan segera mengantarkannya ke pos layanan atau melaporkannya ke petugas sektor terdekat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendoakan kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Semoga seluruh jemaah diberi kesehatan, keselamatan, dan kemudahan, serta dapat kembali ke Tanah Air sebagai haji yang mabrur dan mabrurah,” ujarnya. (Mal)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *