
REAL Madrid sukses memetik poin penuh saat bertandang ke markas Sevilla berkat kemenangan tipis 1-0. Hasil positif ini memperpanjang catatan tak terkalahkan Los Blancos dalam 15 pertemuan beruntun melawan Sevilla, sekaligus mengukuhkan posisi mereka sebagai runner-up La Liga musim ini.
Meski menelan kekalahan di hadapan publik sendiri, Sevilla dipastikan tetap aman dari ancaman degradasi musim depan. Kepastian bertahan di kasta tertinggi Spanyol tersebut diperoleh berkat hasil pertandingan di tempat lain yang menguntungkan posisi mereka.
Sevilla sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup agresif. Pergerakan bek sayap mereka, Oso, sempat merepotkan lini pertahanan tim tamu dan memaksa penjaga gawang Real Madrid, Thibaut Courtois, melakukan penyelamatan gemilang.
Namun, petaka bagi tuan rumah datang pada menit ke-15. Berawal dari skema serangan balik, Kylian Mbappé mengontrol umpan silang dengan dadanya dan langsung mengarahkan bola ke jalur pergerakan Vinícius Júnior. Dengan satu sepakan terukur, penyerang asal Brasil tersebut sukses menaklukkan kiper Sevilla, Odysseas Vlachodimos, untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Gol tersebut tampak meruntuhkan semangat juang Sevilla di awal babak pertama. Real Madrid pun mulai mendominasi penguasaan bola dan nyaris menggandakan keunggulan lewat tembakan melengkung Mbappé yang menyamping tipis di sisi gawang menjelang turun minum.
Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan menjadi jauh lebih terbuka. Sevilla meningkatkan intensitas serangan demi mencetak gol penyeimbang. Peluang sempat didapat oleh Akor Adams di dalam kotak penalti, namun barisan pertahanan Madrid bergerak cepat untuk menyapu bola sebelum ia sempat melepaskan tembakan.
Keasyikan menyerang membuat pertahanan Sevilla menyisakan celah. Real Madrid hampir memanfaatkan situasi ini melalui Franco Mastantuono, tetapi tendangan melengkungnya masih membentur tiang gawang. Mbappé juga sempat menggetarkan jala gawang Sevilla setelah lolos dari jebakan, namun gol tersebut dianulir karena ia sudah berdiri dalam posisi offside.
Di sepuluh menit terakhir pertandingan, Sevilla tampil menekan dengan sisa-sisa momentum yang ada. Kendati demikian, upaya dari Isaac Romero masih terlalu lemah dan dengan mudah diamankan oleh Courtois hingga peluit panjang berbunyi.
Kekalahan ini sekaligus menghentikan tren positif tiga kemenangan beruntun milik Sevilla. Namun, mereka dipastikan tidak akan terkejar lagi di zona merah karena tim peringkat ke-18, Girona, dijadwalkan saling berhadapan dengan tim peringkat ke-17, Elche, pada akhir pekan depan. Di sisi lain, pembicaraan di ibu kota kini mulai beralih ke masa depan kepelatihan Álvaro Arbeloa yang diperkirakan akan segera berakhir setelah musim ini selesai. (Flash Score/Z-2)
