
GELAR juara Piala FA berhasil diamankan Manchester City setelah menumbangkan Chelsea dengan skor tipis 1-0 dalam laga final di Stadion Wembley, Sabtu (16/5).
Gol tunggal dalam pertandingan yang berlangsung sengit tersebut dicetak oleh Antoine Semenyo pada menit ke-72. Berawal dari umpan silang Erling Haaland, Semenyo menyambutnya dengan sontekan kaki kanan yang akurat ke tiang jauh tanpa bisa dihalau penjaga gawang Chelsea, Robert Sanchez.
Bagi Bernardo Silva, trofi itu terasa sangat emosional mengingat dirinya akan meninggalkan Etihad Stadium pada akhir musim. Gelandang asal Portugal yang telah membela City sejak 2017 tersebut mengaku sangat bahagia bisa menambah koleksi pialanya.
“Sangat spesial. Saya sangat bahagia. Segala hal tentang perjalanan saya di sini, di Man City, sangat fantastis,” kata Silva seperti dikutip dari AFP.
Ia juga menegaskan fokus tim kini langsung beralih ke perburuan gelar juara Liga Inggris Inggris. Saat ini, City yang sudah mengantongi trofi Piala Liga sejak Maret lalu, masih tertinggal dua poin dari Arsenal yang memimpin klasemen dengan menyisakan dua pertandingan lagi.
Arsenal dijadwalkan menjamu Burnley pada Selasa (19/5), sedangkan City akan bertandang ke markas Bournemouth pada Rabu (20/5).
“Mudah-mudahan kami masih memiliki impian kecil bahwa kami bisa memperjuangkan Liga Primer,” ujar Silva.
“Hari ini kami sangat bahagia. Ini sangat spesial bagi saya, di musim terakhir saya untuk memberi mereka trofi lagi. Mudah-mudahan, ini bukan yang terakhir,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Silva juga memberikan penghormatan besar kepada pelatih the Citizen, Pep Guardiola yang dinilai telah mengubah cara pandangnya terhadap sepak bola.
“Delapan puluh persen karier saya adalah bersamanya sebagai manajer saya. Semua hal yang saya harapkan untuk dicapai adalah bersamanya. Hubungan yang kami miliki sangat kuat, dengan segala frustrasi dan pencapaian. Saya sangat peduli dengan Man City,” tuturnya.
Sementara itu, sang penentu kemenangan, Antoine Semenyo, memilih untuk tidak larut dalam euforia yang berlebihan demi menjaga fokus menghadapi laga krusial dalam laga lanjutan Liga Inggris.
Pemain yang baru bergabung dari Bournemouth pada Januari lalu itu mengakui bahwa atmosfer perebutan juara ini adalah hal baru baginya.
“Saya belum pernah bersaing untuk memperebutkan trofi seperti ini sebelumnya, jadi semuanya baru bagi saya. Mudah-mudahan, kami bisa menyelesaikan pekerjaan ini,” kata Semenyo.
“Itu adalah penyelesaian yang bagus, saya tidak bisa berbohong. Sebagai seorang anak, saya selalu ingin bermain untuk tim-tim papan atas. Butuh waktu lama untuk sampai di sana, tetapi saya bersyukur,” sambungnya.
Semenyo juga mengungkapkan pesan pertama yang disampaikan Guardiola saat dirinya pertama kali menginjakkan kaki di City, yang memintanya untuk tetap mempertahankan karakter bermainnya di lapangan.
“Hal pertama yang dia (Guardiola) katakan kepada saya ketika saya datang adalah ‘jangan ubah permainanmu’. Dia tahu kami banyak mengendalikan permainan, dia tetap ingin saya menjadi diri saya sendiri, tetap menciptakan sedikit kekacauan,” ungkapnya.
“Saya rasa tidak akan ada banyak perayaan malam ini. Ini saatnya bersiap untuk hari Selasa (Rabu WIB),” pungkasnya. (Z-2)
