Perempuan Kian Dominan di Level Kepemimpinan, Dorong Budaya Kerja Inklusif
Dalam ajang Women Art & Society 2026 yang digelar di Solo, dua pimpinan Indodana Finance, yakni Mira Wibowo dan Mirna Florita, menerima apresiasi The Most Outstanding Women 2026.(Dok. Indodana Finance)

PERAN perempuan di level kepemimpinan dinilai semakin penting dalam mendorong terciptanya budaya kerja yang inklusif sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Kehadiran perempuan di sektor-sektor strategis juga dianggap mampu menghadirkan pendekatan kepemimpinan yang lebih empatik, kolaboratif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Di tengah tuntutan terhadap industri keuangan yang semakin adaptif dan humanis, perusahaan dinilai perlu membangun ekosistem kerja yang memberikan ruang setara bagi setiap individu untuk berkembang dan mengambil peran strategis. Komitmen tersebut salah satunya ditunjukkan Indodana Finance, layanan Buy Now Pay Later (BNPL) yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan, melalui penguatan peran perempuan di tingkat kepemimpinan perusahaan.

Dalam ajang Women Art & Society 2026 yang digelar di Solo, dua pimpinan Indodana Finance, yakni Mira Wibowo dan Mirna Florita, menerima apresiasi The Most Outstanding Women 2026. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kontribusi perusahaan dalam mendorong lingkungan kerja yang setara sekaligus mendukung perkembangan industri keuangan nasional yang lebih inklusif.

Mira Wibowo mengatakan apresiasi tersebut menjadi pengingat mengenai pentingnya tanggung jawab kolektif dalam memperluas akses keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Esensi dari kepemimpinan adalah tentang bagaimana kita bisa mendengarkan lebih baik dan menumbuhkan empati dalam setiap solusi finansial yang ditawarkan. Apresiasi ini sesungguhnya milik seluruh tim di Indodana Finance yang terus bekerja keras dalam memastikan bahwa teknologi kami dapat membantu masyarakat, khususnya bagi setiap individu maupun pelaku usaha untuk tumbuh lebih mandiri,” ucap Mira dikuti dari keterangan tertulis yang diterima, Jumat (15/5).

Senada dengan itu, Mirna Florita menilai pemberdayaan perempuan perlu dimulai dari budaya kerja yang sehat dan inklusif sehingga setiap individu memiliki kesempatan berkembang tanpa memandang gender.

“Kami percaya bahwa pemberdayaan perempuan dimulai dari lingkungan kerja yang sehat dan memungkinkan setiap orang untuk berkontribusi secara maksimal. Dengan pondasi budaya kerja yang inklusif, kami dapat melangkah lebih jauh dalam memberikan akses keuangan dan mendukung kemandirian ekonomi bagi masyarakat luas,” kata Mirna.

Selain menjadi ajang apresiasi, Women Art & Society 2026 yang diselenggarakan oleh Infobank Media Group bersama Mangkunegaran juga menghadirkan berbagai kegiatan literasi keuangan bagi ratusan pelaku usaha ultra mikro, pameran seni, hingga aktivitas budaya sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan Nusantara. (Fal/E-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *