
PEMERINTAH Libanon resmi mengajukan pengaduan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terhadap Iran, dengan tuduhan mencampuri urusan dalam negeri serta menyeret Libanon ke dalam konflik bersenjata yang berdampak besar di kawasan.
Tuduhan Campur Tangan dan Keterlibatan Konflik
Menurut laporan televisi MTV Lebanon, pengaduan tersebut diajukan oleh Perwakilan Tetap Libanon untuk PBB, Ahmad Arafa. Dalam dokumen itu, Libanon menilai Iran telah melakukan “pelanggaran berulang” terhadap kewajiban internasional.
Libanon juga menuduh Iran turut memperburuk eskalasi konflik di kawasan, termasuk perang yang melibatkan Israel.
Dikirim ke PBB dan Dewan Keamanan
Dokumen pengaduan tersebut telah disampaikan kepada Sekretaris Jenderal PBB António Guterres serta Presiden Dewan Keamanan PBB pada 21 April.
Selanjutnya, dokumen itu resmi terdaftar sebagai dokumen Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB dengan nomor S/2026/343.
Mempertegas Ketegangan di Timur Tengah
Langkah ini menambah ketegangan diplomatik di Timur Tengah di tengah meningkatnya dinamika konflik regional yang melibatkan sejumlah aktor, termasuk Israel dan kelompok bersenjata di wilayah tersebut. (Ant/P-3)
