AS Ungkap Kesepakatan dengan Tiongkok soal Larangan Tarif di Selat Hormuz
Presiden Amerika Serikat Donald Trump.(Dok AFP)

PEMERINTAH Amerika Serikat (AS) menyatakan Tiongkok sepakat bahwa tidak boleh ada negara maupun organisasi yang memberlakukan tarif perlintasan bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz

Pernyataan itu disampaikan Juru Bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) AS Tommy Pigott merujuk pada perbincangan terakhir Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio dan Menlu Tiongkok Wang Yi.

“(Rubio dan Wang) sepakat bahwa tidak ada negara atau organisasi manapun yang boleh menarik biaya tol untuk melintasi jalur air internasional, seperti Selat Hormuz,” kata Pigott kepada kantor berita Jepang Kyodo dilansir Rabu (13/5).

Menurut Pigott, komunikasi kedua diplomat senior itu berlangsung melalui sambungan telepon pada 30 April. Selain membahas kebebasan navigasi di jalur strategis tersebut, kedua pihak juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas hubungan bilateral di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.

Ia menyebut Washington dan Beijing sepakat perlunya membangun sebuah hubungan konstruktif yang stabil secara strategis, serta diiringi rasa saling menghormati dan timbal balik.

Pernyataan ini muncul di tengah agenda kunjungan Presiden Donald Trump ke Beijing pada 14-15 Mei untuk bertemu Presiden Xi Jinping. Dalam lawatan tersebut, Rubio turut mendampingi bersama Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth.

Situasi di Selat Hormuz menjadi perhatian utama setelah Iran masih membatasi jalur utama distribusi minyak dan gas dari Timur Tengah menyusul konflik yang melibatkan AS dan Israel sejak akhir Februari. 

Kondisi ini memicu gangguan pada arus perdagangan energi global dan meningkatkan tekanan diplomatik terhadap Teheran.

Isu Iran diperkirakan menjadi salah satu topik penting dalam pembicaraan Trump dan Xi. 

Washington diyakini akan mendorong Beijing untuk menggunakan pengaruh ekonominya terhadap Teheran agar membuka ruang kesepakatan baru.

Namun, sebelum bertolak ke Beijing, Trump menegaskan bahwa Washington tidak membutuhkan campur tangan Tiongkok untuk menghadapi Iran.

“Saya rasa kita tak butuh bantuan apa pun soal Iran. Kita akan memenangkan dengan cara apapun,” kata Trump.

“Kita akan memenangkan (perang melawan Iran) dengan carai damai atau cara lain,” tambahnya.

Trump juga menepis anggapan bahwa blokade di sekitar Selat Hormuz akan mengganggu kepentingan Tiongkok.

“Lihatlah blokade itu, tak ada masalah. Mereka (Tiongkok) mendapat banyak minyak dari daerah itu. Kami tak punya masalah, dia (Xi) teman saya,” ujarnya.

Meski begitu, sejumlah analis menilai sikap Washington menunjukkan meningkatnya tekanan dalam menghadapi kebuntuan negosiasi dengan Iran. Trump sendiri mengisyaratkan pembahasan soal konflik tersebut akan menjadi agenda utama saat bertemu Xi.

“Kita akan membicarakannya panjang lebar. Sejujurnya saya rasa dia cukup baik,” pungkasnya. (E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *