Sunderland vs Man United: Michael Carrick belum Lupa Luka 14 Tahun Lalu
Pelatih Manchester United Michael Carrick(Manutd.com)

Manchester United akan bertandang ke markas Sunderland di Stadium of Light pada lanjutan Liga Primer Inggris, Sabtu (9/5) malam pukul 21.00 WIB. Laga ini membawa memori emosional bagi pelatih interim MU, Michael Carrick.

Carrick mengaku kenangan pahit di markas The Black Cats masih membekas kuat di ingatannya. Namun, kali ini ia datang dengan situasi yang jauh berbeda dan target yang lebih tenang dibandingkan belasan tahun silam.

Memori Kelam 14 Tahun Lalu

Empat belas tahun silam, Carrick merupakan bagian dari skuad Setan Merah yang nyaris menggenggam gelar Liga Primer. Mimpi itu sirna secara dramatis oleh gol telat Sergio Aguero untuk Manchester City ke gawang QPR di detik-detik terakhir kompetisi.

Saat itu, United telah menuntaskan kemenangan 1-0 atas Sunderland dan tengah menunggu kabar dari Stadion Etihad dengan harapan besar. Namun, suasana berubah menjadi mimpi buruk ketika City membalikkan keadaan dan merebut trofi dari tangan tim asuhan Sir Alex Ferguson.

“Ya, saya masih ingat itu. Saya belum melupakannya,” kata Carrick sebagaimana dikutip dari ESPN. “Itu perasaan yang sangat berbeda. Bahkan bukan saat pertandingan berlangsung, tetapi setelah laga selesai. Saat itu kami belum benar-benar tahu situasinya seperti apa,” lanjutnya mengenang momen tersebut.

Misi Berbeda di Stadium of Light

Bagi Carrick, laga Sunderland vs Man United menjadi tanpa tekanan karena sudah tak lagi berkorelasi dengan perebutan gelar. Manchester United juga telah memastikan tiket Liga Champions musim depan dengan tiga laga tersisa dan saat ini bertengger kokoh di posisi ketiga klasemen.

Meski posisi sudah aman, Carrick menegaskan timnya tidak akan mengendur. Apalagi Sunderland, yang baru promosi dari Championship musim lalu, tengah berjuang menutup musim di papan tengah dengan hasil manis.

Kondisi Tim: MU mencatatkan total 40 pertandingan musim ini, jumlah laga paling sedikit dalam satu musim selama 111 tahun terakhir. Minimnya badai cedera membuat Carrick konsisten dengan kerangka tim utama, meski ia mulai membuka peluang bagi pemain pelapis di sisa musim.

“Mereka (Sunderland) masih punya banyak hal untuk diperjuangkan. Persaingan posisi enam sampai 12 sangat ketat. Selisih poinnya cuma sedikit, jadi mereka jelas masih punya motivasi besar,” sambung mantan gelandang timnas Inggris itu.

Sunderland sendiri tampil mengejutkan musim ini dengan mampu bertahan nyaman di papan tengah. Setelah laga ini, United dijadwalkan akan menutup musim dengan menghadapi Nottingham Forest dan Brighton.

“Saya pikir semua pemain dalam skuad tampil luar biasa. Memang ada yang bermain jauh lebih banyak dibanding yang lain, dan saya paham itu tidak mudah secara profesional maupun pribadi,” tutup Carrick mengenai potensi rotasi pemain. (E-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *