
PENGURUS Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-51 pada 23-28 Oktober 2026 di Convention Hall Kampus UIN Maulana Hasanudin, Serang, Banten. Ajang tersebut membawa misi memopulerkan olahraga catur sekaligus mendorong lahirnya generasi pecatur berprestasi.
Kejurnas Catur 2026 resmi dibuka Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah bersama Wakil Ketua Umum PB Percasi Ahmad Ramadhan pada Jumat (23/10) malam. Seremoni pembukaan berlangsung di Pendopo Kantor Gubernur Banten, Serang. Ahmad Ramadhan mengatakan, pemilihan Banten sebagai tuan rumah menjadi salah satu upaya PB Percasi untuk memperkenalkan olahraga catur kepada masyarakat lebih luas.
“PB Percasi Pusat mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah Provinsi Banten atas terselenggaranya Kejurnas di Banten,” kata Ahmad dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, prestasi pecatur Indonesia di tingkat dunia menunjukkan perkembangan. Menurut dia, peringkat pecatur putra Indonesia meningkat hingga 40 posisi, sedangkan pecatur putri mampu mencapai peringkat ke-19.
“Di level dunia, kita sudah meningkat. Baik putra yang meloncat sampai 40 peringkat, dan juga putri yang bisa mencapai peringkat 19,” ujarnya.
Sementara itu, Achmad Dimyati Natakusumah mengapresiasi kepercayaan PB Percasi yang menunjuk Banten sebagai tuan rumah Kejurnas Catur ke-51. Ia memastikan pertandingan berlangsung terbuka dan mengajak masyarakat, baik dari Banten maupun luar daerah, untuk menyaksikan langsung kejuaraan tersebut.
Menurut Dimyati, catur memiliki filosofi yang mendalam dan dapat menjadi sarana membentuk sumber daya manusia unggul. Penyelenggaraan Kejurnas juga diharapkan dapat memperluas minat masyarakat terhadap olahraga tersebut.
“Catur itu filosofinya sangat dalam. Di catur itu kita bisa mencetak manusia-manusia unggul. Dengan Kejurnas otomatis memasyarakatkan catur,” kata Dimyati.
Ia berharap Kejurnas di Banten dapat membantu melahirkan generasi pecatur berikutnya. Selain itu, penyelenggaraan ajang nasional tersebut juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi bagi daerah tuan rumah.
“Contohnya hotel penuh, pasti kuliner juga akan ramai. Intinya adalah pengunjung banyak datang ke Banten.
Kejurnas catur ini manfaatnya besar,” ujarnya. Kejurnas Catur ke-51 juga mencatat jumlah peserta yang melampaui target awal. Dari perkiraan ratusan peserta, jumlah pecatur yang mengikuti kejuaraan tersebut mencapai sekitar seribu orang dari berbagai daerah melalui Pengurus Provinsi (Pengprov) Percasi. (E-4)
