
Bendera Alam Peudeueng, yang dikenal sebagai salah satu simbol historis Kesultanan Aceh, terlihat terpasang di sejumlah lokasi strategis di Provinsi Aceh. Bendera bergambar bulan bintang dengan pedang di bagian bawah itu ditemukan di Kabupaten Pidie dan Kota Banda Aceh.
Di Kabupaten Pidie, bendera tersebut terlihat menghiasi sejumlah tiang di sekitar taman perempatan Tugu Aneuk Mulieng, Rabu (21/10). Tugu itu merupakan salah satu ikon Kabupaten Pidie yang dikenal sebagai daerah penghasil melinjo. Lokasinya berada di jalur nasional Banda Aceh-Medan, tepatnya di gerbang masuk Kota Sigli, ibu kota Kabupaten Pidie.
Sementara itu, di Kota Banda Aceh, bendera Alam Peudeueng terlihat terpasang di pagar pembatas Jembatan Pante Pirak dan Jembatan Peuniti.
Hingga kini, belum diketahui pihak yang memasang bendera tersebut maupun tujuan pengibarannya. Sejumlah warga mengaku baru melihat bendera itu dalam beberapa hari terakhir.
“Saya juga baru lihat pada hari Minggu siang. Mulai kapan dipasang, itu yang tidak tahu,” tutur Abdul, warga Banda Aceh.
Muklis, warga Banda Aceh lainnya, juga mengaku tidak mengetahui siapa yang memasang bendera tersebut. Warga pun belum mengetahui pesan yang ingin disampaikan melalui pengibaran simbol historis itu.
Muslim, warga lainnya, mempertanyakan tujuan pemasangan bendera tersebut. “Apakah itu ada pesan yang ingin disampaikan atau sekadar iseng belaka,” ujarnya.
Kemunculan bendera Alam Peudeueng terjadi di tengah maraknya pemasangan bendera bulan bintang berwarna merah dengan dua garis hitam di bagian atas dan bawah. Dalam sekitar tiga pekan terakhir, bendera dengan ciri tersebut terlihat di sejumlah lokasi di Aceh.
Bendera bulan bintang bergaris hitam itu disebut menyerupai rancangan bendera Aceh yang belakangan disahkan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).
Di tengah situasi tersebut, kemunculan bendera Alam Peudeueng menambah perhatian terhadap penggunaan simbol-simbol historis Aceh di ruang publik.
Secara historis, Alam Peudeueng memiliki makna tersendiri dalam tradisi Aceh. Kata alam berarti bendera, sedangkan peudeueng berarti pedang yang melambangkan keberanian.
Namun, belum ada keterangan mengenai pihak yang bertanggung jawab atas pemasangan bendera tersebut ataupun alasan pemilihan simbol Alam Peudeueng di sejumlah lokasi strategis. (E-2)
