
PERDANA Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim melarang seluruh aparatur sipil negara (ASN) menggunakan aplikasi navigasi buatan Israel, Waze. Tujuannya guna melindungi informasi pemerintah dan data pribadi pengguna dari ancaman penyalahgunaan oleh rezim Israel.
Kantor Perdana Menteri (PMO) Malaysia dalam keterangan yang dikutip di Kuala Lumpur, Rabu (21/10) menyampaikan keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan bahwa Waze Mobile Ltd. didirikan dan beroperasi berdasarkan undang-undang atau ketentuan Israel.
Dari keterangan tersebut, disampaikan bahwa informasi sensitif pemerintah dan data pribadi masyarakat harus dilindungi agar tidak dimanfaatkan oleh Israel hingga adanya kekhawatiran ancaman keamanan dan kedaulatan negara.
Anwar Ibrahim disebut menyarankan warga Malaysia berhenti menggunakan aplikasi Waze dan beralih ke aplikasi alternatif lokal, seperti TuJu, dengan mempertimbangkan jaminan keamanan serta perlindungan data pribadi yang ditawarkan.
“Sikap Pemerintah MADANI tegas, dan kami akan menutup segala celah yang dapat dimanfaatkan oleh rezim Israel untuk mengancam keamanan negara dan masyarakat,” demikian disampaikan keterangan itu. (Ant/H-4)
