
TIM Search and Rescue (SAR) terus melakukan proses pendinginan pada badan KMP Batumandi yang terbakar di Perairan Merak, Provinsi Banten, Selasa (20/10). Pendinginan dilakukan guna mencegah kapal tenggelam akibat posisi badan kapal yang mulai miring.
Petugas dilaporkan masih menemukan titik api serta asap tebal yang keluar dari bagian dalam kapal, sekaligus Di tengah proses pendinginan kapal, sebanyak 420 penumpang dan 89 kendaraan yang berada di dalam KMP Batumandi dipastikan berhasil dievakuasi dengan selamat.
Pihak ASDP bersama tim gabungan memfasilitasi para penumpang dan membantu kepulangan sebagian dari mereka ke rumah masing-masing.
Dirut PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh unsur relawan dan aparat yang bergabung dalam proses penyelamatan penumpang KM Batumandi.
“Seluruh penumpang yang jumlahnya 420 penumpang dan 89 kendaraan, dan alhamdulillah seluruh penumpang dapat dievakuasi dengan selamat semuanya, dan sebagian sudah dipulangkan ke rumahnya masing-masing,” kata Heru dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Rabu, (21/10).
Ia menjelaskan operasi pemadaman KM Batumandi melibatkan banyak pihak seperti operator kapal, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), pemerintah daerah, hingga jajaran TNI dan Polri.
Selain penanganan penumpang, ASDP dan Jasa Raharja berkoordinasi mendata kerugian material untuk proses penggantian.
Saat ini, Direktorat Polairud Polda Banten dijadwalkan memanggil dan memeriksa para kru kapal KM Batumandi untuk mengetahui penyebab kapal itu terbakar. Saat ini pihak ASDP masih menunggu hasil investigasi resmi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan kepolisian. (Metrotvnews/H-4)
