PT JSN Salurkan 20 Rumah Burung Hantu dan Perlengkapan Sekolah melalui Program TJSL
PT Jasamarga Solo Ngawi menyalurkan 20 rumah burung hantu untuk membantu petani mengendalikan hama tikus secara alami serta bantuan perlengkapan sekolah di Boyolali.(PT Jasamarga Solo Ngawi)

PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, PT JSN menyalurkan bantuan berupa 20 unit rumah burung hantu kepada kelompok tani di Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, serta bantuan perlengkapan sekolah kepada TK Qurrota A’yun di Desa Gagaksipat, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.

Penyaluran bantuan rumah burung hantu merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap sektor pertanian sekaligus dukungan terhadap upaya pengendalian hama tikus secara alami. Keberadaan rumah burung hantu diharapkan dapat membantu petani melindungi tanaman dari serangan hama, mengurangi potensi kerugian hasil pertanian, serta mendukung praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan.

Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi Mery Natacha Panjaitan, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Melalui program ini, PT JSN menyalurkan bantuan 20 unit rumah burung hantu kepada kelompok tani Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap sektor pertanian dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, ” ujar Mery. 

Mery melanjutkan, “Kami berharap rumah burung hantu ini dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pengendalian hama tikus secara alami, sehingga dapat mendukung perlindungan tanaman, mengurangi potensi kerugian petani, serta mendorong pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi, Supardi, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT JSN atas dukungan yang diberikan kepada kelompok tani di wilayahnya. Menurutnya, pemanfaatan burung hantu sebagai predator alami hama tikus dapat menjadi alternatif pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Jasamarga Solo Ngawi atas bantuan rumah burung hantu yang diberikan kepada kelompok tani. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi petani, khususnya dalam membantu mengendalikan hama tikus secara alami tanpa harus bergantung pada perangkap yang berpotensi membahayakan, seperti jebakan listrik. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik sehingga memberikan manfaat nyata bagi sektor pertanian,” ungkap Supardi.

Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Bapperida Kabupaten Ngawi, Irene Sulistyowati, S.STP., M.Si. Ia menilai program tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam mendukung pelestarian lingkungan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Jasamarga Solo Ngawi atas kepedulian dan kontribusinya melalui program TJSL ini. Bantuan rumah burung hantu tersebut sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam mendukung pelestarian lingkungan. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Irene.

Selain mendukung sektor pertanian, PT JSN juga menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah berupa lemari dan meja kepada TK Qurrota A’yun yang berlokasi di Kanoman, Desa Gagaksipat, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai guna menunjang kegiatan belajar mengajar.

Direktur Utama PT JSN, Mery Natacha Panjaitan, menyampaikan bahwa dukungan terhadap dunia pendidikan merupakan bagian dari kepedulian perusahaan dalam mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa.

“Kami berharap bantuan perlengkapan sekolah ini dapat menunjang kegiatan belajar mengajar di TK Qurrota A’yun sehingga anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman dan optimal. Kami percaya bahwa lingkungan belajar yang didukung sarana dan prasarana yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi para guru dan peserta didik,” ujar Mery.

Melalui berbagai program TJSL tersebut, PT JSN berkomitmen untuk terus menghadirkan kontribusi positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Dukungan terhadap sektor pertanian dan pendidikan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, serta penciptaan manfaat yang berkelanjutan. (RO/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *