
PRODUSEN teknologi asal Korea Selatan, Samsung, dikabarkan bakal mengekspansi lini perangkat fleksibelnya secara masif. Raksasa teknologi ini diproyeksikan merilis hingga enam varian model Galaxy Z pada tahun 2027 mendatang.
Informasi tersebut pertama kali diungkap oleh pembocor rumor teknologi melalui akun X (Twitter) @TheGalox, sebagaimana dilaporkan Phone Arena pada Kamis (15/10). Dalam unggahannya, ia membeberkan enam jajaran model yang disiapkan, yakni Galaxy Z Slide, Galaxy Z TriFold2, Galaxy Z Fold9 Ultra, Galaxy Z Fold9 Pro, Galaxy Z Fold9, dan Galaxy Z Flip9.
Peningkatan Spesifikasi: Baterai Lebih Awet dan Desain Bodi Lebih Tipis
Selain menambah variasi model, Samsung dikabarkan fokus membenahi sektor efisiensi dan daya tahan fisik lini foldable mereka.
“Informan tersebut menyatakan bahwa kita akan melihat peningkatan baterai, ketebalan dan berat secara keseluruhan. Tiga hal tersebut sangat penting untuk ditingkatkan karena masa pakai baterai yang lebih baik memungkinkan pengguna untuk membawa perangkat lipat mereka saat bepergian dalam jangka waktu yang lebih lama,” tulis laporan tersebut.
Langkah optimasi dimensi bodi dan daya ini dinilai sebagai respons terhadap kebutuhan mobilitas pengguna modern.
“Tri-Fold 2 diharapkan menjadi yang pertama dari dilepas. Selain itu, perangkat yang lebih tipis dan ringan lebih mudah dibawa, menjadikan ponsel Galaxy Z 2027 lebih portabel dari sebelumnya. Unggahan tersebut mengatakan bahwa TriFold 2 akan menjadi yang pertama dari lini Galaxy Z yang akan dirilis pada tahun 2027,” lanjut laporan Phone Arena.
Inovasi Ponsel Gulung dan Peta Persaingan Industri
Lini produk Samsung pada 2027 mendatangkan antusiasme tinggi, meski beberapa detail teknis masih menjadi tanda tanya.
“Model Galaxy Z Fold 9, Galaxy Z Fold 9 Ultra, dan Galaxy Z Flip 9 mendapatkan ekspetasi yang tinggi, sayangnya belum diketahui secara pasti apa yang akan ditawarkan oleh Galaxy Z Fold 9 Pro. Ini adalah ponsel yang dapat digulung yang meregangkan layar untuk membuatnya lebih lebar dan lebih tinggi,” beber laporan tersebut.
Konsep ponsel layar gulung (rollable phone) sendiri sejatinya bukan hal baru di industri ponsel pintar.
“Sebelumnya pada tahun 2022, produsen ponsel pintar Motorola sudah lebih dulu menghadirkan konsep ponsel yang dapat digulung (rollable phone). Ponsel lipat Motorola dapat meningkatkan ukuran layar dari 4 inci menjadi 6,5 inci,” ungkap data historis industri.
Meskipun persaingan kian ketat, desain perangkat layar gulung dianggap memiliki keunggulan komparatif dibanding model lipat bergaya buku (book-style).
“CEO Display Supply Chain Consultants (DSCC) Ross Young menilai konsep ponsel yang dapat digulung memiliki banyak potensi untuk menggantikan perangkat tipe buku karena akan jauh lebih tipis dan ringan.” (Ant/E-4)
