
KABUT asap akibat kebakaran hutan dan lahan (KARHUTLA) berdampak pada kondisi jarak pandang (visibility) di sejumlah bandara di Indonesia yang berada di bawah batas minimum operasional penerbangan.
Kondisi tersebut memengaruhi sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, sehingga dua penerbangan rute Ternate- Bandara Soekarno dan sebaliknya dibatalkan (cancel).
Melihat kondisi tersebut, pihak Manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus berkoordinasi dengan maskapai dan para pemangku kepentingan terkait. Selain itu juga memantau perkembangan kondisi operasional di bandara yang terdampak.
Mitigasi juga telah disiapkan di masing-masing terminal untuk menjaga kelancaran arus penumpang, mengantisipasi potensi kepadatan, serta memastikan kelancaran pelayanan kepada pengguna jasa bandara.
“Kami terus memantau perkembangan kondisi operasional penerbangan dan berkoordinasi dengan maskapai serta pemangku kepentingan terkait. Tujuannya untuk memastikan penanganan penerbangan dan penumpang terdampak berjalan dengan baik,” kata Asst. Deputy Communication & Legal KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, Jumat (16/10).
Selain itu,.lanjutnya, pihaknya memastikan langkah mitigasi di terminal tetap disiapkan, agar pelayanan kepada pengguna jasa berjalan optimal. ” Saat ini, operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta tetap terkendali,” ujarnya.
Para calon penumpang, tambah Yudis, juga diimbau untuk memantau status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing sebelum menuju bandara.
Informasi terkait soal layanan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, kata Yudis, dapat diperoleh melalui Contact Center InJourney Airports 172. (H-2)
