
PENERBANGAN Singapore Airlines (SIA) dengan nomor penerbangan SQ31 rute San Francisco, Amerika Serikat, menuju Singapura terpaksa kembali ke bandara asal pada Rabu, 14 Oktober 2026. Keputusan ini diambil pilot setelah muncul gangguan dari seorang penumpang yang bertindak tidak terkendali di dalam kabin.
Berdasarkan keterangan resmi Singapore Airlines yang dikutip dari Channel NewsAsia, pesawat jenis Airbus A350-900 tersebut mendarat kembali dengan selamat di Bandara Internasional San Francisco pada pukul 20.41 waktu setempat. Sebelumnya, pesawat telah lepas landas pada pukul 11.51 dan sempat mengudara selama hampir sembilan jam.
Data pelacakan penerbangan yang dikutip The Business Times menunjukkan bahwa pesawat sebenarnya telah melintasi sebagian wilayah Pasifik Utara. Namun, situasi di dalam kabin memaksa pilot untuk memutar balik pesawat menuju San Francisco demi alasan keamanan.
Kronologi Gangguan di Kabin
Juru bicara SIA menjelaskan bahwa insiden tersebut melibatkan seorang penumpang yang mengganggu ketertiban dan melukai dirinya sendiri. “Seorang penumpang di dalam penerbangan SQ31 bertindak tidak terkendali dan melukai dirinya sendiri dalam kejadian tersebut,” ujar juru bicara maskapai.
Meski maskapai tidak merinci jenis cedera maupun tindakan spesifik penumpang tersebut, sejumlah kesaksian muncul di media sosial Reddit. Seorang pengguna yang mengaku berada di pesawat menggambarkan situasi tersebut sebagai pengalaman yang mencekam.
Menurut kesaksian tersebut, gangguan mulai terjadi sekitar tiga jam setelah lepas landas. Penumpang pria itu dilaporkan berteriak, menendang kursi, bahkan diduga mencoba mendekati pintu darurat. Setibanya di San Francisco, petugas dari FBI dan Departemen Kepolisian San Francisco segera naik ke pesawat untuk mengamankan pria tersebut.
Namun, pihak Singapore Airlines belum mengonfirmasi rincian mengenai upaya penumpang mendekati pintu darurat maupun keterlibatan otoritas federal seperti yang beredar di media sosial.
Kelanjutan Penerbangan
Setelah penanganan insiden dan penumpang yang bersangkutan diserahkan kepada pihak berwenang, Singapore Airlines melakukan penggantian awak pesawat. Hal ini dilakukan karena awak sebelumnya telah melampaui batas waktu tugas akibat penundaan dan pengalihan rute.
Penerbangan SQ31 akhirnya kembali diberangkatkan menuju Singapura pada pukul 23.18 waktu setempat. Maskapai memastikan telah memberikan bantuan bagi penumpang yang terdampak, termasuk pengaturan ulang untuk penerbangan lanjutan.
“Singapore Airlines dengan tulus meminta maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami berterima kasih kepada para pelanggan dan awak kabin yang telah membantu menangani situasi di dalam pesawat,” tutup pernyataan resmi maskapai.
