Rakernas BKTKI-DMI 2026 Perkuat PAUD/TK Islam Berbasis Masjid
Ilustrasi(Dok Istimewa)

RAPAT Kerja Nasional Badan Koordinasi Taman Kanak-Kanak Islam Indonesia Dewan Masjid Indonesia (Rakernas BKTKI-DMI) Tahun 2026 di Jakarta resmi ditutup pekan ini. Pertemuan tersebut menghasilkan ketetapan agenda strategis terkait penguatan organisasi dan peningkatan mutu PAUD/TK Islam berbasis masjid guna menyongsong Generasi Emas 2045.

Mengusung tema “TK Mengakar, Masjid Menguat, Mewujudkan Generasi Emas 2045,” Rakernas ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Sekretaris Jenderal PP DMI Rahmat Hidayat, S.H. yang mewakili Ketua Umum PP DMI, serta Prof. Dr. Biyanto, M.Ag. dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Turut hadir pula Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, Pendidikan Nonformal, dan Pendidikan Informal Gogot Suharwoto, Ph.D; Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN RI Nopian Andusti; Direktur Utama RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso Dr. H. Harli Amir, Sp.PD-KEMD; serta Dewan Pakar PP BKTKI-DMI Prof. Dr. H. Fasli Jalal, Ph.D.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima pada Rabu (14/10/2026), Rakernas menetapkan beberapa poin prioritas, antara lain:

  • Penguatan kelembagaan dan struktur kepengurusan.
  • Pembangunan database nasional pendidikan Islam anak usia dini.
  • Peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah.
  • Pengembangan kurikulum yang relevan.
  • Standardisasi PAUD/TK Islam berbasis masjid di seluruh Indonesia.

Selain agenda internal, Rakernas menghasilkan rekomendasi nasional yang menyoroti peningkatan kesejahteraan dan perlindungan guru, penguatan literasi, serta kesehatan dan gizi anak. Rakernas juga menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan, keluarga, masjid, pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat luas.

Ketua Umum PP BKTKI-DMI, Dr. Chandrawaty, M.Pd., menegaskan bahwa hasil kesepakatan ini merupakan komitmen bersama untuk memperkokoh peran masjid dalam sistem pendidikan anak usia dini.

“Rakernas 2026 menjadi titik tolak penguatan organisasi dan layanan PAUD/TK Islam berbasis masjid. Kami ingin memastikan setiap anak memperoleh pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi Generasi Emas 2045,” ujar Dr. Chandrawaty.

Ia menambahkan bahwa seluruh hasil Rakernas akan segera ditindaklanjuti oleh jajaran Pengurus Pusat, Pengurus Wilayah, hingga Pengurus Daerah BKTKI-DMI di seluruh pelosok Indonesia. (H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *