Pencarian Korban KM Feronia, Tim SAR Kerahkan 63 Personel dan Penyelam
Pencarian korban.(MI/Marianus)

TIM SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap satu korban yang masih hilang dalam kecelakaan kapal wisata KM Feronia di perairan Pulau Tatawa, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (14/10).

Memasuki hari kedua operasi pencarian, sebanyak 63 personel SAR Gabungan dikerahkan dengan dukungan sejumlah armada laut. Tim juga merencanakan penyelaman untuk membantu menemukan korban yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, menjelaskan bahwa SAR Gabungan bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan sejumlah armada laut, di antaranya Rigid Inflatable Boat (RIB) Pos SAR Manggarai Barat, Rigid Buoyancy Boat (RBB) Lanal Labuan Bajo, RBB KSOP Labuan Bajo, serta Sea Rider KP Bima milik Polair Baharkam Polri.

Pencarian juga didukung oleh KP Mengkudu milik Polres Manggarai Barat, Speedboat Waikiko 1, Speedboat Waikiko 2, dan Speedboat Elrora.

“Pada hari kedua ini, Tim SAR Gabungan merencanakan penyisiran di sekitar lokasi kejadian sesuai dengan rencana operasi yang ditetapkan. Selain penyisiran di permukaan laut, tim juga merencanakan penyelaman untuk mendukung upaya pencarian terhadap satu orang yang masih dalam pencarian,” jelas Fathur Rahman.

Kronologi Tenggelamnya KM Feronia

KM Feronia merupakan kapal tradisional pengangkut penumpang dengan tonase GT 51 yang berangkat dari Pelabuhan Marina menuju Dermaga Pulau Rinca pada Selasa (13/10).

Sekitar pukul 14.30 Wita, saat melintasi perairan Pulau Tatawa, kapal dilaporkan menghadapi pusaran arus laut yang menyebabkan posisinya miring sebelum akhirnya terbalik dan tenggelam.

Berdasarkan data sementara, kapal tersebut mengangkut 30 orang atau person on board (POB), yang terdiri atas lima anak buah kapal (ABK) dan 25 penumpang.

Dari total 30 orang yang berada di kapal, sebanyak 29 orang dilaporkan selamat. Sementara itu, satu lainnya masih dalam pencarian. Korban yang belum ditemukan diketahui bernama Veronica Beatrix Jessica, perempuan berusia 23 tahun, warga negara Indonesia.

Libatkan Sejumlah Unsur SAR

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, yakni personel Pos SAR Manggarai Barat, Lanal Labuan Bajo, KSOP Labuan Bajo, Satpolair Polres Labuan Bajo, Gahawisri, P3KOM, dan Polair Baharkam Polri.

Tim SAR Gabungan terus melakukan penyisiran secara intensif di sekitar lokasi kejadian dengan mengerahkan seluruh personel dan armada yang tersedia. Upaya pencarian juga direncanakan melalui teknik penyelaman guna memperluas area pencarian terhadap korban yang belum ditemukan. (I-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *