Polusi Udara di Makassar makin Parah, Warga Diminta Waspadai Serangan ISPA
Penampakan udara Makassar, di siang hari, Selasa (13/10/2026).(MI/Lina Herlina)

KUALITAS udara di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, tengah memburuk. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar mengeluarkan surat edaran kewaspadaan dini menyusul hasil analisis BMKG yang menunjukkan konsentrasi partikel halus (PM2.5) mencapai 85,3 µg/m³. Angka ini masuk dalam kategori tidak sehat, memicu kekhawatiran akan lonjakan penyakit pernapasan seperti ISPA hingga pneumonia.

Surat Edaran bernomor 400.7.8.3/5/DINKES/X/2026 tertanggal 9 Oktober 2026 tersebut ditujukan kepada seluruh Kepala Puskesmas se-Kota Makassar. 

Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap data Stasiun Klimatologi BMKG Sulawesi Selatan yang menunjukkan buruknya kualitas udara di ibukota provinsi Sulsel ini.

Dalam surat edaran tersebut, Dinkes Makassar menegaskan bahwa kondisi udara yang buruk ini sangat berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan. 

“Kelompok yang paling rentan terkena dampak adalah penderita penyakit saluran pernapasan akut (ISPA), asma, pneumonia, serta masyarakat yang mengalami iritasi pada mata dan kulit,” jelas Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nur Saldah Sirajuddin.

Untuk meminimalisir dampak buruk polusi udara, Dinkes Makassar menginstruksikan jajaran puskesmas dan mengimbau masyarakat untuk melakukan beberapa langkah preventif berikut:

1. Kesiapsiagaan Fasilitas Kesehatan

Seluruh Puskesmas se-Kota Makassar diminta menyiapkan ruang pelayanan, logistik obat-obatan, serta oksigen medis guna mengantisipasi lonjakan kasus ISPA dan penyakit akut lainnya.

2. Batasi Aktivitas Luar Ruangan

Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak ada keperluan yang mendesak.

3. Protokol Kesehatan Ketat

Wajib menggunakan masker saat berada di luar ruangan maupun di dalam ruangan, terutama saat kualitas udara sedang buruk. Terapkan juga etika batuk dan bersin dengan menutup mulut dan hidung menggunakan lengan atas atau tisu.

4. Lindungi Diri dari Paparan Langsung

Gunakan pelindung seperti payung, topi, atau pilihan pakaian lengan panjang untuk melindungi diri dari terik matahari langsung.

5. Terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

Perbanyak konsumsi air putih, konsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, dan pastikan istirahat (tidur) yang cukup. Jangan lupa mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer.

6. Segera ke Fasilitas Kesehatan

Masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat jika mengalami gejala seperti batuk, sesak napas, sakit tenggorokan, atau iritasi mata.

Dinkes Makassar juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi terbaru terkait kualitas udara melalui laman resmi BMKG.

Masyarakat diharapkan tetap tenang namun waspada, serta disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan demi melindungi diri dan keluarga dari dampak buruk perubahan iklim dan polusi udara. (LN/E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *