Lima Gerakan Olahraga Atasi Dampak Buruk Duduk Terlalu Lama
Ilustrasi.(Magnific)

DI masa lalu, manusia harus terus bergerak untuk bertahan hidup, mulai dari berburu hingga bercocok tanam. Namun, di dunia modern yang serba canggih, duduk menjadi standar aktivitas sehari-hari. Sayangnya, kenyamanan kursi kantor yang empuk bisa berdampak buruk jika dilakukan selama bertahun-tahun tanpa diimbangi aktivitas fisik.

Dr. Randy Karim, seorang terapis fisik dari Cleveland Clinic, menjelaskan bahwa gaya hidup sedenter atau kurang gerak memengaruhi sendi, otot, dan hampir seluruh sistem tubuh. “Duduk terlalu lama dapat menurunkan aktivasi saraf, mengurangi sirkulasi darah, menurunkan kapasitas paru-paru, hingga meningkatkan risiko penyakit metabolik seperti hipertensi, obesitas, dan diabetes,” ujarnya.

Ia bahkan menyebut bahwa duduk adalah rokok gaya baru (sitting is the new smoking). Untuk memulihkan kondisi tubuh akibat duduk selama bertahun-tahun, para ahli terapi fisik merekomendasikan lima latihan berikut yang bisa dilakukan sebagai camilan olahraga (exercise snacks) di sela waktu kerja.

1. Seated Thoracic Extensions

Manfaat: Meningkatkan mobilitas tulang belakang bagian atas dan tengah (toraks).

Mengapa efektif: Gerakan ini melawan kekakuan pada punggung atas, leher, dan bahu akibat posisi membungkuk saat bekerja.

  • Duduk tegak dengan punggung menempel pada sandaran kursi yang kokoh.
  • Letakkan tangan di belakang kepala atau silangkan di dada.
  • Sandarkan punggung atas ke arah belakang melewati bagian atas kursi secara perlahan.
  • Tahan selama 10 detik dan ulangi sebanyak 10 kali.

2. Scapular Retractions (Remasan Belikat)

Manfaat: Memperkuat otot pendukung postur di sekitar belikat dan punggung atas.

Mengapa efektif: Menarik bahu kembali ke posisi netral setelah berjam-jam mengetik atau memegang kemudi.

  • Duduk atau berdiri tegak dengan siku ditekuk 90 derajat.
  • Tarik belikat ke belakang dan sedikit ke bawah, seolah ingin memasukkannya ke saku belakang celana.
  • Tahan selama 10 detik, lalu rileks. Ulangi 10 kali.

3. Lunge Stretch di Tangga

Manfaat: Meregangkan fleksor pinggul (hip flexors), paha depan, dan paha belakang.

Mengapa efektif: Melenturkan area pinggul yang biasanya menjadi sangat kaku setelah duduk lama.

  • Gunakan anak tangga (gunakan pegangan tangan untuk keseimbangan).
  • Langkahkan kaki kanan ke anak tangga ketiga, biarkan kaki kiri tetap di lantai.
  • Lakukan gerakan lunge ke depan dengan lutut kanan, jaga kaki kiri tetap lurus.
  • Tahan selama 30-45 detik sambil bernapas dalam, lalu ganti kaki.

4. Standing Hamstring Stretch dengan Hip Hinge

Manfaat: Meregangkan otot paha belakang (hamstring) dan glutes.

Mengapa efektif: Duduk membuat otot hamstring memendek, yang sering kali menjadi pemicu nyeri punggung bawah.

  • Berdiri tegak, lalu tekuk tubuh dari pinggul (bukan pinggang) ke arah depan.
  • Jaga punggung tetap netral dan panjang saat merasakan tarikan di bagian belakang paha.
  • Tahan selama 20-30 detik dan ulangi 2-3 kali.

5. Cat-Camel (Cat-Cow)

Manfaat: Mengembalikan mobilitas seluruh segmen tulang belakang.

Mengapa efektif: Membebaskan tulang belakang yang “terkunci” dalam satu posisi selama berjam-jam.

  • Mulailah dengan posisi merangkak (tangan di bawah bahu, lutut di bawah pinggul).
  • Tarik napas, turunkan perut, dan angkat dada serta tulang ekor (posisi cow).
  • Buang napas, lengkungkan punggung ke arah langit-langit, masukkan dagu dan tulang ekor (posisi cat).
  • Lakukan sebanyak 8-10 siklus napas secara perlahan.

Kapan Harus Berhenti?

Dr. Joseph R. Hribick menyarankan untuk segera menghentikan latihan jika muncul nyeri tajam, pusing, mati rasa, atau kesemutan. Nyeri otot ringan adalah hal yang wajar, tetapi gerakan harus tetap terasa nyaman dan tidak dipaksakan. (Parade/I-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *