Baru Sehari Pensiun, Messi Sudah Rindu Seragam Argentina
Seorang anak melintas di depan mural bergambar bintang sepak bola Argentina Lionel Messi dan legenda sepak bola Diego Maradona di Kelurahan Kampung Pisang, Ternate, Maluku Utara, Rabu (8/7/2026).(ANTARAFOTO/Andri Saputra)

LIONEL Messi mengaku sudah merindukan seragam timnas Argentina meski baru sehari mengakhiri karier internasionalnya. Pemain berusia 39 tahun itu memastikan keputusan pensiun dari timnas tetap merupakan langkah yang tepat baginya.

Messi memainkan pertandingan terakhirnya bersama Argentina saat menghadapi Benin di Buenos Aires, Rabu (7/10). Dia mencetak satu gol melalui titik penalti dalam kemenangan 3-0 Argentina.

Sehari setelah laga tersebut, Messi mengungkapkan perasaannya melalui media sosial. Peraih delapan Ballon d’Or itu mengatakan masih sulit meninggalkan seragam biru-putih yang telah dikenakannya selama bertahun-tahun.

“Pertandingan kemarin adalah laga terakhir saya dan saya sudah merindukan seragam biru-putih,” kata Messi.

Meski demikian, Messi menegaskan keputusan untuk mengakhiri kiprahnya bersama Argentina sudah dipertimbangkan dengan matang.

“Saya tahu bahwa saya mengambil keputusan yang tepat,” ujarnya.

Pertandingan melawan Benin menjadi penutup perjalanan panjang Messi bersama timnas Argentina. Sebelumnya, ia menyebut laga tersebut sebagai hari paling menyedihkan dalam kariernya.

Messi merupakan pemain dengan jumlah penampilan dan gol terbanyak dalam sejarah timnas Argentina. Ia telah mencatat 208 penampilan serta mencetak 126 gol untuk negaranya.

Catatan tersebut menempatkannya jauh di atas pencetak gol terbanyak Argentina berikutnya. Messi juga menjadi pemain dengan jumlah assist terbanyak untuk Albiceleste yakni 70 assist.

Karier internasional Messi mencapai puncaknya ketika ia membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar. Kesuksesan itu menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam perjalanan panjangnya bersama timnas.

Namun, perjalanan Argentina tidak selalu berjalan mulus. Tim tersebut mendapat sorotan tajam karena gaya permainan agresif sepanjang Piala Dunia yang berakhir dengan kekalahan dari Spanyol pada partai final.

Messi menutup pernyataannya dengan mengenang perjalanan bersama Argentina yang menurutnya dipenuhi berbagai pengalaman.

“Ini merupakan perjalanan luar biasa, penuh kebahagiaan, tetapi juga diwarnai kesedihan,” kata Messi.

Diq kemudian menyampaikan terima kasih kepada keluarga dan rekan-rekan setimnya yang mendampingi perjalanan kariernya bersama Argentina. Messi juga memberikan penghormatan kepada legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, yang telah meninggal dunia.

Keputusan Messi meninggalkan timnas menandai berakhirnya salah satu era terpenting dalam sejarah sepak bola Argentina. Diq meninggalkan rekor 126 gol, 208 penampilan, dan 70 assist bersama Albiceleste.

(AFP/P-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *