
MICROSOFT resmi membuka pre-order untuk perangkat terbarunya, Surface Laptop Ultra. Perangkat ini dibangun di atas chip Nvidia RTX Spark Superchip dan mengincar kreator, developer, serta pembuat AI yang butuh tenaga besar langsung di perangkat.
Menurut Brett Ostrum, Corporate Vice President Surface, Surface Laptop Ultra mewujudkan visi hybrid Windows Intelligence, yaitu memadukan kekuatan PC dan cloud agar pengguna bisa melakukan lebih banyak hal dengan AI.
Surface Laptop Ultra: Satu Superchip, Satu Sistem Utuh
Microsoft menyebut perangkat ini dirancang berlandaskan tujuan melayani kreator, developer, dan pembuat AI dengan lebih baik. Surface Laptop Ultra dioptimalkan bersama Nvidia, dengan seluruh perangkat didesain ulang dari nol oleh tim insinyur mekanik, elektrikal, termal, akustik, material, dan desain industri.
Perangkat ini hadir dengan dua warna, yaitu Platinum dan Nightfall.
Berikut adalah spesifikasi inti dari Surface Laptop Ultra yang membuat Microsoft percaya diri dapat melawan Apple:
- Chip: Nvidia RTX Spark dengan GPU Blackwell RTX hingga 6.144 inti dan CPU Nvidia Grace hingga 20 inti.
- Memori: Hingga 128GB memori terpadu (unified memory).
- Performa AI: Hingga 1 petaflop, membuat model AI di atas 120 miliar parameter bisa dijalankan secara lokal.
- Layar: Layar sentuh PixelSense Ultra 15 inci. Memiliki panel mini-LED dengan kecerahan puncak 2.000 nit pada konten HDR. Microsoft mengklaim HDR puncaknya paling terang di antara laptop, hingga 25 persen lebih terang dari MacBook Pro M5.
- Bodi: Tebal di bawah 18 mm dan bobot di bawah sekitar 2 kg, sedikit lebih ringan dari MacBook Pro 16 inci.
- Pendinginan: Arsitektur termal baru dengan kapasitas daya termal hingga 2,5 kali lebih besar dari Surface Laptop saat ini. Dua kipas disetel khusus, dan ventilasi samping berfungsi sebagai speaker sekaligus pembuangan udara.
- Touchpad: 30 persen lebih besar, dengan haptic canggih. Menurut pengalaman Gizmodo, ada sentuhan getar halus saat mensejajarkan objek di aplikasi seperti PowerPoint dan Affinity.
- Penyimpanan: Dapat dilepas pengguna, jadi bisa diperbarui, diganti, atau diamankan sendiri. Sekrup akses komponen berada di bawah kaki laptop.
- Tak hanya mendapatkan sistem operasi maupun spesifikasi yang dipenuhi teknologi canggih, Microsoft bahkan menyediakan magnetic charging untuk Surface Laptop Ultra.
Fitur yang mencolok adalah Magnetic Connect, pengisian daya USB-C magnetik. Kabel bawaan ini menempel secara magnetis ke port USB-C di sisi kanan dan mudah dilepas.
Port tetap berfungsi penuh untuk video, data, dan perangkat USB-C lain. Port lainnya berupa:
- Dua USB-C tambahan
- HDMI
- USB-A
- Pembaca kartu SD
- Penyambung headphone 3,5 mm
Surface Laptop Ultra Siap Melayani Dunia Kreasi
Pada perangkat tersebut, industri kreasi mendapatkan banyak fitur dan spesifikasi yang mendukung produktivitas mereka. Para kreator mendapat layar andal, akselerasi grafis, dan memori besar untuk multitasking serta alur kerja AI lokal.
Para developer dapat menjalankan model lokal dengan GitHub Copilot untuk agentic coding di perangkat, membuat prototipe agen, meninjau kode, dan menguji model lebih besar. Lalu para gamer mendapatkan arsitektur RTX Spark mendukung ray tracing, DLSS, dan Nvidia Reflex pada game yang didukung, serta katalog game Windows on Arm yang terus tumbuh.
Harga dan Tanggal Rilis
Mulai 16 Oktober, Surface Laptop Ultra dapat dipesan lewat Microsoft.com dan ritel terpilih di berbagai negara. Dengan konversi rupiah memakai kurs Rp17.900, Surface Laptop Ultra memiliki harga mulai dari US$2.599 atau Rp46,5 juta.
Promo “Break Up with Your MacBook”
Microsoft juga mengadakan promo guna menggoda pengguna Apple. Pembeli yang menukar tambah MacBook Pro dengan Surface Laptop Ultra berhak atas cashback hingga US$1.000 (sekitar Rp17,9 juta), dengan syarat yang berlaku.
“Kami yakin bahwa begitu para kreator dan pengembang masa kini merasakan segala keunggulan yang ditawarkan Surface Laptop Ultra, mereka tidak akan berpaling ke pilihan lain,” tulis Microsoft di website resminya. (Microsoft Windows Blog/Gizmodo/Z-2)
