
BADAN Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperkuat pengamanan ajang balap internasional GP Indonesia 2026 dengan mengerahkan dua unit helikopter khusus. Langkah ini diambil untuk mendukung siaga SAR khusus dan memastikan penanganan darurat dapat dilakukan secara cepat dan profesional selama event berlangsung pada 9-11 Oktober mendatang.
Kedua armada udara tersebut tiba dan mendarat di helipad Pertamina Mandalika International Circuit pada Rabu (7/10) siang. Sebelum menetap di sirkuit, tim penerbang terlebih dahulu melakukan pengecekan jalur dan titik pendaratan (spot check) untuk memastikan kesiapan operasional.
Kronologi Kedatangan dan Pengecekan Jalur
Rangkaian penerbangan pemantauan dimulai dengan pendaratan helikopter pertama di helipad Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB sebagai titik rujukan utama evakuasi. Berikut adalah detail pergerakan armada udara Basarnas berdasarkan data lapangan:
| Waktu (WITA) | Armada (Reg.) | Lokasi / Aktivitas |
|---|---|---|
| 13.17 | HR-3601 (Dauphin) | Mendarat di RSUD Provinsi NTB |
| 13.19 | HR-3601 (Dauphin) | Take off menuju Sirkuit Mandalika |
| 13.22 | HR-3604 (Dauphin) | Mendarat di RSUD Provinsi NTB |
| 13.24 | HR-3604 (Dauphin) | Take off menuju Sirkuit Mandalika |
| 13.42 | HR-3601 & HR-3604 | Tiba di Helipad Sirkuit Mandalika |
Fokus Evakuasi Medis Udara
Helikopter jenis AS 365 N3+ Dauphin yang disiagakan memiliki spesifikasi khusus untuk melaksanakan Evakuasi Medis Udara (EMU). Armada ini dirancang untuk memberikan respons cepat jika terjadi situasi darurat di lintasan balap yang membutuhkan mobilisasi pasien segera ke RSUD Provinsi NTB.
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menegaskan bahwa kehadiran personel dan armada ini bertujuan untuk menjamin aspek keselamatan peserta maupun penonton MotoGP. Pihaknya menyiagakan kru lengkap beserta tim medis yang terlatih dalam penanganan trauma darurat.
“Pengecekan spot hari ini di RSUD Provinsi NTB dan Sirkuit Mandalika berjalan lancar. Kami memastikan seluruh jalur koordinasi dan titik pendaratan siap digunakan sewaktu-waktu selama gelaran MotoGP, Oktober nanti,” ujar Muhamad Hariyadi saat ditemui di lokasi helipad Sirkuit Mandalika.
Melalui kesiapsiagaan armada udara dan koordinasi lintas instansi yang matang, Basarnas berkomitmen penuh untuk menyukseskan perhelatan GP Indonesia 2026 dengan standar keselamatan internasional. (Z-1)
