Kisah 2 Cosplayer di Indonesia Comic Con 2026, Rela Berbulan-bulan Bikin Kostum Sendiri
cosplayer(MI/Naura Putri Aflia)

DARI awal diselenggarakannya Indonesia Comic Con hingga tahun ini, acara tersebut memang sudah dikenal sebagai tempat bagi para jiwa-jiwa kreatif yang ingin memamerkan keterampilan mereka melalui kostum yang dikenakan. 

Banyak cosplayer yang merangkai setiap bentuk dan detail kostum mereka sendiri, turut mengikuti acara sembari mengenakan hasil kerja keras mereka. Mulai dari kostum yang terhitung simpel hingga kostum dengan mekanisme yang rumit, Indonesia Comic Con merupakan bukti nyata betapa luasnya kreativitas dan dedikasi masyarakat Indonesia mengenai hal yang mereka suka.

Seperti halnya dua cosplayer di Indonesia Comic Con 2026 yang berkeliling venue mengenakan kostum karyanya sendiri. Mereka menceritakan proses dan pengalaman mereka dalam merakit hingga mencapai kostum siap pakai.

Meta dengan Kostum Warhammer 40k yang Homemade

Seorang cosplayer bernama Meta terlihat memakai kostum rumit dilengkapi sistem komunikasi canggih. Ketika berbicara, suaranya tidak tenggelam di dalam masker, melainkan terdengar melalui sistem radio yang berbentuk kotak di area dada. Menariknya, semua ini adalah rakitannya sendiri dengan bantuan beberapa orang.

Meta menceritakan bahwa kostum ini ia buat karena rasa cintanya kepada fandom Warhammer 40k, menunjukkan dedikasinya terhadap permainan perang miniatur tersebut dengan banyaknya waktu dan energi yang harus ia keluarkan demi menyelesaikan kostumnya.

“Tantang terbesar itu dari proses merakit alat komunikasi kotaknya, karena banyak percobaan dan kegagalan dulu,” ungkap Meta. “Uang untuk bahan kostum juga lumayan mahal, tapi mencari bahannya cukup mudah,” tambahnya.

Mars Merakit Kostum Selama 4 Bulan

Tak hanya Meta, ada juga cosplayer yang turut menunjukkan dedikasi besar terhadap karakter kesayangannya, Caine dari seri animasi The Amazing Digital Circus. Mars bercerita bahwa kostum ini membutuhkan 4 bulan dari Juni hingga September untuk ia selesaikan sendiri.

Mars menjelaskan bahwa ia sudah menjadi penggemar seri animasinya sejak episode satu tayang di YouTube, dan menjadi alasan mengapa ia bersemangat dan rela menghabiskan banyak waktu hanya untuk kostumnya.

“Bagian kostum yang paling susah itu bagian giginya, karena jumlahnya banyak dan agak susah untuk  berurusan dengan fabriknya. Untuk fabriknya sendiri nggak susah karena beli di toko online,” cerita Mars.

Selain Meta dan Mars, masih banyak cosplayer lainnya dengan kisah dan perjuangan mereka sendiri dalam menghasilkan kostum yang dapat dipamerkan di Indonesia Comic Con 2026. Maupun kostum rental atau buatan sendiri, Indonesia Comic Con 2026 memberikan ruang apresiasi bagi mereka yang berani berkarya dan mengekspresikan dirinya secara bebas.



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *