Home Sweet Loan The Musical: Perjalanan Kaluna Mencari Makna Rumah
Pertunjukan “Home Sweet Loan The Musical” di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026) malam.(ANTARA/Abdu Faisal)

PERTUNJUKAN Home Sweet Loan The Musical resmi digelar di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Pementasan yang berlangsung pada Rabu (30/9) malam tersebut menyoroti perjalanan emosional karakter utama bernama Kaluna dalam upayanya menemukan arti rumah yang sesungguhnya.

Pemeran Kaluna, Kalya Islamadina, mengungkapkan bahwa karakter yang dimainkannya mengalami pergeseran paradigma mengenai hunian.

“Kaluna awalnya sangat yakin bahwa ketika ia punya rumah sendiri, ia akhirnya punya tempat untuk merasa aman. Tetapi perjalanan yang ia alami membuatnya memahami bahwa rasa pulang ternyata tidak sesederhana memiliki sebuah tempat,” ujar Kalya di lokasi pementasan.

Sutradara Lisa Reideka menerapkan pendekatan set yang dinamis untuk menyelaraskan elemen panggung dengan dinamika emosi Kaluna. Visualisasi ini dirancang agar penonton dapat ikut merasakan perubahan makna ruang bagi sang tokoh utama hingga ia menemukan titik aman dalam dirinya sendiri.

Selain Kalya, tokoh Kaluna juga diperankan oleh Chintana Jo. Bagi Chintana, peran ini memberikan pelajaran mendalam tentang penerimaan diri.

“Melalui Kaluna, saya belajar bahwa pulang juga bisa berarti ketika kita akhirnya diterima dan bisa menjadi diri sendiri. Semoga penonton bisa menemukan arti pulangnya masing-masing setelah menyaksikan pertunjukan ini,” tuturnya.

Pertunjukan ini semakin hidup dengan iringan 18 lagu yang menggambarkan fase kehidupan Kaluna, mulai dari ambisi memiliki properti hingga refleksi batin.

Beberapa lagu yang dibawakan antara lain Kembali Pulang, Kapan Pulang, Memang Milikku, Berakhir di Aku, dan Rumah dalam Ingatan.

Sisi visual dan gerak juga diperkuat oleh koreografi karya El Haq Latief dan Nudiandra Sarasvati. Melalui gerakan seperti Tepuk Waras dan visualisasi Riuh Jakarta, penonton disuguhkan gambaran nyata mengenai ritme kehidupan serta tekanan hidup di perkotaan.

Manajer Program Indonesia Kaya, Billy Gamaliel, menyatakan bahwa produksi ini melibatkan kolaborasi besar antar-insan kreatif.

“Keterlibatan talenta dari berbagai latar belakang menunjukkan bahwa produksi musikal dapat menjadi ruang untuk saling belajar, berkolaborasi, dan berkembang,” kata Billy.

Berikut adalah detail teknis dan jadwal pelaksanaan “Home Sweet Loan The Musical”:











Informasi Pertunjukan Detail
Periode Pementasan 30 September – 18 Oktober 2026
Jumlah Pementasan 23 Kali
Lokasi Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki
Pemeran Utama (Kaluna) Kalya Islamadina & Chintana Jo
Total Tim Produksi 37 Pemeran & >50 Insan Kreatif
Adaptasi Karya Novel karya Almira Bastari
Kolaborasi Produksi Visinema, Indonesia Kaya, dan Jakarta Art House

Kisah yang diadaptasi dari novel populer karya Almira Bastari ini diharapkan menjadi cermin bagi masyarakat urban, khususnya generasi muda yang tengah berjuang mencari tempat tinggal sekaligus jati diri di tengah hiruk-pikuk kota besar. (Ant/Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *