Jenama Fesyen Lokal Masuk Platform Ecommerce Luar Negeri
Ilustrasi(Dok Istimewa)

LANGKAH ekspansi jenama asal Indonesia ke pasar internasional kembali bertambah. Kehadiran digital memberikan akses yang lebih luas bagi konsumen dan merek.

Kehadiran di platform digital luar negeri ini menjadi salah satu strategi bagi produk lokal untuk menjangkau konsumen global secara lebih luas. 

Salah satu jenama mode tanah air di bawah Modinity Group, Buttonscarves memperluas jangkauannya ke luar Asia Tenggara dengan memasuki pasar Turki melalui platform e-commerce di negara tersebut, Trendyol.

Selain melalui platform e-commerce tersebut, akses belanja bagi konsumen di Turki juga dibuka lewat situs web khusus yang disediakan.

Tidak hanya mengandalkan jalur digital, penetrasi pasar ini diiringi dengan pendekatan kultural dan komunitas. Buttonscarves turut berpartisipasi dalam festival influencer lokal dan memperkenalkan koleksi khusus yang terinspirasi dari ornamen floral Ottoman serta arsitektur khas setempat. Rangkaian aktivitas di Turki juga mencakup pertemuan eksklusif bersama para pelaku mode dan penggiat kreatif di salah satu hotel ikonis Istanbul.

Pada Trendyol Influencer Fest 2026, yang berlangsung pada 25 September 2026 ini dihadiri sekitar 2.000 peserta dari komunitas influencer dan kreatif Türkiye. Buttonscarves juga menghadirkan Istanbul Series di market lokal. Terinspirasi dari karakter dan keindahan Istanbul, koleksi ini mengambil inspirasi dari ornamen floral Ottoman, detail arsitektur, serta tekstur yang lembut, kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa desain kontemporer Buttonscarves. 

“Memasuki market baru bukan hanya tentang memperkenalkan sebuah brand, tetapi juga tentang memahami masyarakat, budaya, dan komunitas kreatif di dalamnya,” ujar Mifthahul Jannah, Creative Director Buttonscarves, dalam keterangannya, Jumat (2/10).

“Melalui berbagai aktivitas di Türkiye, kami ingin memperkenalkan Buttonscarves lebih dari sekadar produk, tetapi juga melalui perspektif fashion, bahasa visual, dan nilai-nilai yang membentuk brand. Berinteraksi secara langsung dengan komunitas lokal memungkinkan kami membangun koneksi yang terasa lebih personal dan relevan dengan market,” lanjutnya.(H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *