BPBD DKI Pantau Potensi Gelombang Tinggi, Warga Pesisir Diminta Waspada Banjir Rob
Ilustrasi(Antara)

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi pesisir Jakarta menyusul peringatan potensi gelombang tinggi yang disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat mengatakan, berdasarkan informasi BMKG pada Selasa (29/9), sejumlah wilayah perairan berpotensi mengalami gelombang tinggi. 

Namun, Jakarta tidak termasuk wilayah yang disebut berpotensi mengalami banjir rob dalam peringatan dini tersebut.

“Untuk Jakarta, dalam peringatan dini BMKG tersebut Jakarta tidak termasuk dalam daerah yang disebut berpotensi mengalami banjir rob,” kata Maruli.

Meski demikian, BPBD tetap meningkatkan pemantauan karena Jakarta merupakan wilayah pesisir. Pemantauan dilakukan terhadap kondisi pasang-surut air laut, tinggi muka air, kondisi cuaca, serta perkembangan informasi dari BMKG dan instansi terkait.

Ia menyebut, BPBD juga menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi genangan maupun banjir pesisir.

Langkah tersebut meliputi pemantauan kondisi pesisir dan tinggi muka air, kesiapsiagaan personel serta sarana prasarana, hingga koordinasi dengan perangkat daerah dan instansi terkait.

“Dari sisi mitigasi, BPBD DKI Jakarta memiliki langkah antisipasi terhadap potensi genangan atau banjir pesisir,” ujarnya.

BPBD juga akan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat apabila terdapat potensi ancaman yang dapat berdampak terhadap warga Jakarta.

Ia mengimbau masyarakat di wilayah pesisir, terutama yang beraktivitas di sekitar pantai dan pelabuhan, tetap mengikuti informasi resmi BMKG dan BPBD.

“Kewaspadaan dan kesiapsiagaan tetap kami lakukan karena kondisi cuaca dan dinamika laut dapat berubah,” tandasnya. (E-4)

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *